
West Brom Mengalahkan Sheffield United dengan Kemenangan 2-0
Pertandingan antara West Brom dan Sheffield United berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk tuan rumah, namun cara kemenangan tersebut menarik untuk dibahas lebih lanjut. Laga yang awalnya seimbang berubah total ketika West Brom mampu menemukan ritme permainan yang tepat di babak kedua.
Babak Pertama yang Tidak Menentukan
Di babak pertama, kedua tim bermain hati-hati. West Brom sedikit unggul dalam penguasaan bola dengan 51%, sementara xG mereka mencapai 0.91, lebih tinggi dari Sheffield United yang berada di angka 0.69. Meski begitu, kedua tim hanya menciptakan satu peluang besar.
Sheffield United melepaskan tujuh tembakan, tetapi hanya satu di antaranya mengarah ke gawang, menunjukkan rendahnya kualitas akhir serangan mereka. West Brom sendiri tampil lebih efisien dalam operan dengan akurasi 84%, tetapi belum mampu memecah kebuntuan.
Perubahan Dramatis di Babak Kedua
Segalanya berubah drastis begitu babak kedua dimulai. West Brom tampil jauh lebih agresif. Dalam 15 menit pertama babak kedua, mereka mencatat xG 1.66, angka yang menunjukkan dominasi penuh di area berbahaya.
Gol pertama datang pada menit ke-50 lewat kerja sama rapi antara Campbell dan Heggebo yang menuntaskan peluang dengan tembakan terukur. Sheffield United gagal merespons tekanan ini, terutama karena penurunan intensitas duel dan rapuhnya koordinasi lini belakang.
Gol kedua tercipta hanya 11 menit kemudian, kali ini melalui Kenneth Grant yang memanfaatkan umpan Heggebo. Serangan West Brom menjadi lebih terarah dengan 12 tembakan, empat di antaranya tepat sasaran. Mereka juga mencatat tiga big chances, sementara Sheffield United tidak memiliki satupun peluang besar. xG on target West Brom mencapai 1.40, memperlihatkan kualitas finishing yang jauh lebih baik dibanding babak pertama.
Upaya Sheffield United yang Gagal Memetik Hasil
Sheffield United mencoba bertahan dengan meningkatkan penguasaan bola hingga 55%, namun dominasi tersebut tidak diterjemahkan menjadi peluang berarti. Mereka gagal mencatat satu pun tembakan tepat sasaran di babak kedua.
Selain itu, meningkatnya kesalahan yang berujung tembakan, dua kali dalam 45 menit terakhir, membuat mereka semakin tertekan. Kartu kuning Tanganga pada menit ke-65 menandai frustasi lini belakang Sheffield dalam menghadapi tekanan konstan tuan rumah.
Empat Fakta Penting dari Laga Ini
Empat fakta penting dapat ditarik dari laga ini. Pertama, West Brom mencatat lonjakan xG dari 0.91 ke 1.66, bukti perubahan taktik agresif. Kedua, semua gol tercipta dalam rentang 11 menit, menunjukkan momentum psikologis yang tak dapat dihentikan. Ketiga, Sheffield gagal mencatatkan xG on target di babak kedua. Keempat, Heggebo berperan dalam dua gol, menjadi sosok kunci kebangkitan West Brom.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar