
Sassuolo akan menghadapi pertandingan yang sangat menantang dalam pekan ke-15 Liga Italia 2025-2026. Tim asuhan Fabio Grosso akan bertandang ke kandang AC Milan, sebuah laga yang dianggap sebagai ujian berat bagi para pemain. Pertandingan ini digelar pada Minggu (14/12/2026).
Grosso, yang pernah menjadi juara Piala Dunia 2006 bersama timnas Italia, memberikan pesan penting kepada seluruh pemain Sassuolo, termasuk Jay Idzes. Ia menekankan bahwa mereka harus siap menghadapi tantangan berat karena melawan rival kuat.
"Pesan utamanya adalah bahwa kami akan bertanding di tempat yang indah, melawan lawan yang sangat kuat. Jadi, pesannya adalah untuk menunjukkan kemampuan dengan memahami kesulitan yang akan muncul," ujarnya seperti dikutip dari Tuttosport.
Ia juga menambahkan bahwa di tengah kesulitan itulah terletak keindahan dan keterampilan. "Kita harus tetap berada di dalamnya dan berusaha mengatasinya," tambahnya.
Sassuolo datang ke San Siro dengan modal positif setelah mengalahkan Fiorentina dengan skor 3-1 dalam pertandingan terakhir. Sementara itu, Milan juga berhasil meraih kemenangan atas Torino dengan skor 3-2.
Hasil tersebut membuat Milan menduduki puncak klasemen Liga Italia dengan 31 poin dari 14 pertandingan. Sedangkan Sassuolo berada di posisi kedelapan dengan 20 angka setelah enam kemenangan, enam kekalahan, dan dua hasil imbang.
Ada isu transfer yang menghubungkan Milan dengan Jay Idzes. Klub asal Milan disebut tertarik menggaet bek asal Belanda tersebut. Manajemen Milan dikenal suka merekrut pemain muda potensial, dan Idzes dinilai memiliki nilai investasi jangka panjang.
Bek berusia 25 tahun ini memiliki tinggi 190 cm, sehingga sangat unggul dalam duel udara. Selain itu, ia bisa bermain sebagai bek tengah, berpasangan, atau dalam formasi tiga bek. Kemampuannya juga memungkinkan dia beroperasi di sisi sayap.
Idzes bergabung dengan Sassuolo pada musim panas 2025 setelah dipinang dari Venezia. Klub asal Emilia-Romagna ini menghabiskan dana sebesar 8 juta euro (sekitar Rp 154 miliar) untuk mendatangkan sang bek.
Pertandingan antara Sassuolo dan AC Milan tidak hanya menjadi ajang kompetitif, tetapi juga menjadi momen penting bagi para pemain. Bagi Idzes, ini bisa menjadi kesempatan untuk membuktikan diri di level yang lebih tinggi.
Dari segi strategi, Grosso akan mencoba mengoptimalkan kekuatan timnya agar bisa menghadapi tekanan dari Milan. Meski memiliki rekor buruk saat bertemu Rossoneri, Sassuolo tetap percaya diri dan ingin menunjukkan peningkatan performa.
Selain itu, pertandingan ini juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Sassuolo mampu bersaing dengan tim-tim besar di Liga Italia. Dengan dukungan penuh dari para penggemar, tim asuhan Grosso akan berjuang keras untuk meraih hasil terbaik.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar