Pesisir Timur Bangka, Surga Wisata Pantai Pukan

Pesisir Timur Bangka, Surga Wisata Pantai Pukan

Wisata Pantai Pesisir Timur Pulau Bangka Menarik Minat Pengunjung

Pantai-pantai di pesisir timur Pulau Bangka menjadi daya tarik utama wisatawan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kawasan ini pernah masuk dalam usulan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, namun yang disetujui oleh pemerintah pusat adalah KEK Pariwisata di Pulau Belitung.

Menurut Irwanto, Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kawasan pantai di pesisir timur memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata. Hal ini terlihat jelas saat pergantian Tahun 2026 lalu, di mana ribuan pengunjung memadati Pantai Pukan, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

“Pantai-pantai di pesisir Timur Pulau Bangka sangat strategis,” ujar Irwanto. Ia menjelaskan bahwa kekayaan alam yang dimiliki kawasan tersebut membuatnya menarik. Mulai dari panorama laut yang indah, hamparan pasir putih, hingga batu granit yang menjadi ciri khas Bangka.

“Keindahan panoramanya luar biasa, ada batu-batu granit yang ikonik, dan juga didukung fasilitas pendukung seperti saung atau pondok, musala, serta fasilitas lainnya yang membuat pengunjung merasa nyaman,” tambahnya.

Irwanto menegaskan bahwa pengelolaan dan pengembangan pantai berada di bawah kewenangan pemerintah daerah setempat. Misalnya, Pantai Pukan yang berada di bawah Pemerintah Kabupaten Bangka. Namun, pemerintah provinsi tetap aktif dalam mendukung pengembangan pariwisata di seluruh wilayah.

“Kami di tingkat provinsi terus memberikan dukungan bagi semua destinasi wisata, baik di Kabupaten Bangka maupun kabupaten dan kota lainnya di Bangka Belitung,” ujarnya. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah melalui pengembangan sumber daya manusia pengelola wisata.

“Kami melakukan intervensi melalui berbagai pelatihan, seperti pelatihan pengelolaan desa wisata dan destinasi wisata, agar pengelola semakin profesional dan kualitas pengelolaan terus meningkat,” katanya.

Irwanto mengapresiasi antusiasme masyarakat yang berkunjung ke Pantai Pukan, namun ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas. “Antusiasme masyarakat ini sangat positif. Namun, pengelola juga perlu meningkatkan pelayanan, sarana dan prasarana, terutama kebersihan toilet, ketersediaan air, serta tarif yang terjangkau bagi masyarakat,” tegasnya.

Ribuan Pengunjung Memadati Pantai Pukan

Dalam momen pergantian tahun, banyak perantau memanfaatkannya untuk pulang kampung sekaligus berwisata ke pantai. Pantai Pukan, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, dipadati ribuan pengunjung hingga malam Tahun Baru 2026.

Yulita (53), perantau asal Pangkalpinang yang bekerja di Bengkulu, memilih Pantai Pukan sebagai tempat berkumpul bersama keluarga dan sahabat. Ia menilai pantai tersebut kini jauh lebih tertata, bersih, dan nyaman dibandingkan masa lalu, didukung keberadaan saung permanen, MCK, serta fasilitas ibadah.

“Sekarang lebih praktis dan nyaman. Dulu masih pakai tenda,” ujar Yulita saat ditemui di Pantai Pukan, Rabu (31/12/2025).

Selain kenyamanan, kebersihan dan keamanan kawasan pantai juga mendapat apresiasi meski pengunjung membludak. Hampir penuhnya ratusan saung menunjukkan tingginya minat wisatawan sekaligus hidupnya perputaran ekonomi masyarakat.

Pada malam Tahun Baru, seluruh saung berukuran besar habis dipesan sejak jauh hari, dengan tarif sewa yang meningkat dibanding hari biasa. Pantauan nurulamin.pro menunjukkan arus kendaraan menuju Pantai Pukan terus meningkat sejak siang hari jelang pergantian tahun 2026 kemarin.

Ketua Pokdarwis Pantai Pukan, Mezi, memperkirakan jumlah pengunjung mencapai ribuan orang. Keramaian libur Tahun Baru berlanjut pada hari pertama 2026 di Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang. Sejak siang, kawasan pantai dipadati keluarga yang menikmati suasana laut, kuliner UMKM, serta kondisi air surut yang aman bagi anak-anak bermain.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan