
Simulasi Kebakaran di Kantor Pengadilan Negeri Polman
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) menggelar simulasi penanggulangan kebakaran di kantor Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, pada hari Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan pegawai dalam menghadapi situasi darurat kebakaran.
Simulasi dilaksanakan di halaman kantor PN Polman, Jl Mr Muh Yamin, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali. Seluruh pegawai yang ada di pengadilan turut serta dalam kegiatan tersebut. Turut hadir pula perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Polman, sehingga kegiatan ini menjadi kolaborasi antara berbagai instansi terkait.
Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, menjelaskan bahwa simulasi ini merupakan bagian dari upaya sosialisasi langkah-langkah penanganan kebakaran yang dapat dilakukan oleh masyarakat umum, termasuk pegawai di lingkungan kerja.
"Kita adakan simulasi dan sosialisasi terkait langkah penanganan yang dapat dilakukan jika terjadi kebakaran," ujarnya.
Teknik Sederhana untuk Memadamkan Api
Dalam simulasi tersebut, petugas Damkar mempraktikkan cara memadamkan api dengan metode sederhana. Salah satu teknik yang diajarkan adalah penyelimutan api menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan, seperti karung goni, handuk, atau selimut. Bahan-bahan tersebut harus dibasahi terlebih dahulu sebelum digunakan.
"Contohnya, saat terjadi kebakaran kompor, kita gunakan teknik penyelimutan, bukan disiram air karena bisa membuat api semakin besar," jelas Imran.
Teknik penyelimutan ini dinilai efektif dalam mengendalikan api yang masih kecil dan belum menyebar. Hal ini penting untuk dipahami oleh semua pegawai agar tidak panik dan dapat bertindak cepat saat menghadapi situasi darurat.
Penandatanganan MoU dan Rencana Lanjutan
Kegiatan simulasi ini juga diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PN Polman dan Damkar Polman. MoU ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran di lingkungan kerja.
Imran menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif PN Polman yang mengajak Damkar untuk memberikan edukasi tentang pencegahan kebakaran. Ia berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Polman dapat melakukan kegiatan serupa sebagai bentuk antisipasi terhadap risiko kebakaran.
"Kita harapkan OPD lainnya juga bisa melaksanakan simulasi serupa untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan dalam menghadapi kebakaran," tambahnya.
Rencana Pelaksanaan Simulasi Berikutnya
Selain itu, PN Polman sepakat untuk melaksanakan simulasi serupa pada tahun mendatang. Rencana ini menunjukkan komitmen institusi untuk terus meningkatkan kesiapan dan pemahaman pegawai terhadap tindakan darurat.
Simulasi kebakaran ini menjadi salah satu contoh kegiatan penting yang dapat dijadikan referensi oleh instansi-instansi lain. Dengan adanya pelatihan dan edukasi yang rutin, potensi bahaya kebakaran dapat diminimalkan, serta kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan kebakaran meningkat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar