Petugas dan Warga Binaan Lapas Banceuy Berdoa Bersama, Merenung Akhir Tahun 2025

Suasana Kekeluargaan dalam Doa Bersama di Lapas Banceuy

Di tengah suasana akrab dan penuh kekeluargaan, petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy berjumpa dengan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di masjid Nurul Falah yang berada di kompleks Lapas setempat. Kegiatan ini berlangsung selepas shalat Maghrib sekitar pukul 18.45 WIB hingga selesai shalat Isya pada pukul 20.30 WIB, bertujuan untuk menggelar doa bersama dalam menyambut pergantian tahun.

Pergantian tahun yang jatuh pada Rabu, 31 Desember 2025 malam ini, dimanfaatkan oleh seluruh peserta kegiatan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT, terutama untuk kesuksesan dan kesehatan di tahun 2026 mendatang. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam meningkatkan iman dan takwa bagi seluruh petugas serta WBP.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Banceuy, Eris Ramdani menjelaskan bahwa kegiatan doa bersama antara petugas dan WBP dalam rangka menyambut Tahun 2026 merupakan bentuk refleksi akhir tahun serta evaluasi terhadap perjalanan satu tahun terakhir. Hal ini mencakup pelaksanaan tugas pemasyarakatan maupun proses pembinaan yang dilakukan di dalam Lapas.

"Kegiatan doa bersama diharapkan menjadi momentum perubahan, sekaligus awal untuk memperbaiki diri serta mempersiapkan awal tahun 2026 yang lebih baik bagi seluruh warga binaan Lapas," ujar Kalapas Kelas IIA Banceuy Eris Ramdani usai kegiatan doa bersama, Rabu 31 Desember 2025 malam.

Doa bersama ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP), Andhika Saputra. Ia menjelaskan bahwa kegiatan positif seperti ini diharapkan mampu mencegah WBP dari melakukan hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban.

"Dengan kegiatan positif ini, WBP diharapkan tidak melakukan hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban, sehingga kami mengadakan kegiatan doa bersama agar semua berkumpul bersama dan berdoa, untuk memohon kepada Allah SWT agar dimudahkan langkah dan segala sesuatunya di Tahun 2026 mendatang," terang Andhika Saputra.

Selain sebagai ajang doa bersama, kegiatan ini juga menjadi kesempatan silaturahmi awal antara WBP dengan Kalapas yang baru saja menjabat hari ini.

"Kebetulan hari ini baru Sertijab Kalapas, sehingga momentum kegiatan doa bersama, sekalian silaturahmi awal antara Kalapas saat ini Bapak Eris Ramdani dengan WBP Lapas Banceuy," tambahnya.

Tujuan dan Makna Kegiatan Doa Bersama

Kegiatan doa bersama ini memiliki beberapa tujuan utama:
Meningkatkan rasa iman dan takwa seluruh peserta, baik petugas maupun WBP.
Memberikan kesempatan untuk merefleksikan perjalanan satu tahun terakhir dalam melaksanakan tugas dan pembinaan.
Menjadi ajang silaturahmi antara petugas dan WBP, terutama dalam konteks kepemimpinan baru.
Memperkuat hubungan antara pihak Lapas dengan para WBP melalui kegiatan yang bernilai spiritual dan sosial.

Dalam acara tersebut, peserta didorong untuk memperbaiki diri dan merencanakan langkah-langkah yang lebih baik di tahun 2026. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Lapas Banceuy dalam menjaga lingkungan yang harmonis dan damai.

Penutup

Kegiatan doa bersama yang berlangsung di masjid Nurul Falah ini membuktikan bahwa keberagaman dan kebersamaan bisa menjadi landasan untuk membangun lingkungan yang lebih baik. Dengan semangat kebersamaan dan doa, Lapas Banceuy berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan terhadap WBP.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan