Petugas Polres Selayar Amankan Arus Balik Natal dan Tahun Baru di Dua Pelabuhan

Petugas Polres Selayar Amankan Arus Balik Natal dan Tahun Baru di Dua Pelabuhan

Pengamanan Arus Balik Libur Tahun Baru di Kepulauan Selayar

Personel Polres Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, melaksanakan pengamanan dan pemantauan arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di dua pelabuhan utama, yaitu Pelabuhan Pamatata dan Pelabuhan Rauf Rahman Benteng. Kegiatan ini dilakukan pada Sabtu (3/1/2026), sebagai upaya mengantisipasi potensi peningkatan pergerakan masyarakat pasca-libur Tahun Baru serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

Di Pelabuhan Pamatata, yang berada di Kecamatan Bontomatene, personel Polsek Bontomatene ditempatkan untuk memantau aktivitas penyeberangan kapal feri. Kapolsek Bontomatene IPTU Rahmat Saleh menyampaikan bahwa kesiapsiagaan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan.

“Meski Operasi Lilin 2025 telah berakhir, kami tetap siaga di Pelabuhan Pamatata sesuai perintah Kapolres,” ujar Rahmat Saleh saat memantau penumpang kapal feri rute Pamatata–Bira. Ia juga mengimbau penumpang agar selalu berhati-hati selama perjalanan.

Sementara itu, pengamanan di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng dilakukan oleh Satuan Polairud Polres Kepulauan Selayar. Personel Polairud melakukan pengawasan terhadap aktivitas bongkar muat kapal laut yang mengangkut barang dan penumpang.

Kasat Polairud Polres Kepulauan Selayar IPTU Amat Soedachlan menjelaskan bahwa kehadiran personel Polairud merupakan langkah preventif kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah pesisir. “Kami melakukan pengamanan dan pengawasan aktivitas bongkar muat kapal serta penumpang di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng, disertai koordinasi dengan instansi terkait,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini situasi di Pelabuhan Rauf Rahman dan sekitarnya terpantau aman dan terkendali.

Fokus Pengamanan di Titik Rawan

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan menegaskan bahwa meskipun Operasi Lilin 2025 telah selesai, jajarannya tetap melaksanakan kegiatan kepolisian rutin yang ditingkatkan untuk mengantisipasi puncak arus balik libur Tahun Baru yang diperkirakan terjadi pada 3–4 Januari 2026. “Pengamanan difokuskan pada titik-titik rawan, khususnya pelabuhan dan jalur penyeberangan, agar aktivitas masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Selain jalur laut Selayar–Makassar dan Selayar–Bira, arus balik juga didukung oleh layanan penerbangan dari Bandara Aroepala Selayar menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Hal ini menunjukkan bahwa pihak kepolisian tidak hanya fokus pada jalur darat dan laut, tetapi juga memperhatikan segmen transportasi udara sebagai bagian dari strategi pengamanan yang lebih komprehensif.

Strategi Penanganan Arus Balik

Untuk memastikan kelancaran arus balik, pihak kepolisian melakukan beberapa langkah strategis. Pertama, mereka meningkatkan kehadiran personel di pelabuhan dan titik-titik penting lainnya. Kedua, koordinasi dengan instansi terkait seperti otoritas pelabuhan dan maskapai penerbangan dilakukan secara intensif. Ketiga, imbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas diberikan secara terus-menerus.

Dengan pendekatan yang terstruktur dan kolaboratif, pihak kepolisian berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang kembali ke kampung halaman setelah merayakan liburan.

Peran Masyarakat dalam Keselamatan Transportasi

Selain tindakan dari pihak kepolisian, peran masyarakat juga sangat penting dalam menjaga keselamatan transportasi. Masyarakat diminta untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kebersihan di area pelabuhan, serta tidak melakukan aktivitas yang bisa mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Dengan kerja sama antara pihak berwajib dan masyarakat, diharapkan arus balik dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan