Pilwu Indramayu 2025 Berjalan Lancar dan Sukses

Pilwu Indramayu 2025 Berjalan Lancar dan Sukses

Pelaksanaan Pilwu Serentak 2025 di Kabupaten Indramayu Berjalan Lancar

Pelaksanaan Pemilihan Kuwu atau kepala desa (Pilwu) Serentak 2025 di Kabupaten Indramayu berjalan lancar tanpa kendala. Hal ini didasarkan pada hasil pemantauan yang dilakukan oleh 50 anggota DPRD Kabupaten Indramayu di 139 desa se-Kabupaten Indramayu yang melaksanakan Pilwu Serentak 2025 pada Rabu (10/12/2025).

Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Indramayu, Asep Affandy, menjelaskan bahwa 50 Wakil Rakyat Indramayu dikerahkan untuk memonitor pelaksanaan Pilwu Serentak 2025 di berbagai titik.

"Monitoring ini dilakukan untuk memastikan Pilwu Serentak 2025 berjalan lancar, karena ini pertama kalinya dilaksanakan secara hybrid," ujar Asep Affandy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/12/2025).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Amroni, yang memantau Pilwu Serentak 2025 di Desa Cangkingan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, mengakui antusiasme masyarakat cukup tinggi.

Menurut dia, sistem e-voting yang diterapkan dalam pilwu kali ini rupanya cukup menarik perhatian masyarakat, sehingga tingkat kehadiran pemilih di TPS rata-rata mencapai 90-an persen.

"Sistem e-voting ini lebih efektif meningkatkan kualitas penyelenggaraan pilwu, dan dari hasil pemantauan juga secara umum berjalan lancar tanpa kendala," ujar Amroni.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Sirojudin, menyampaikan bahwa dari hasil pemantauan di Desa Pekandangan, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, proses pemungutan hingga penghitungan suara pilwu di tingkat TPS berjalan lancar, aman, dan kondusif.

Pihaknya mengakui, sistem hybrid yang menggabungkan metode digital dan manual membuat proses pemungutan suara Pilwu Serentak 2025 lebih cepat, sehingga dari sisi anggaran pun lebih efisien.

"Saya pantau di TPS digital itu prosesnya sangat cepat, tertib, kondusif, dan dari awal sampai selesai juga lancar tidak ada kendala berarti, bahkan antusiasme masyarakatnya cukup tinggi," kata Sirojudin.

Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Nurhayati, menyampaikan bahwa pemantauan kali ini dilakukan untuk memastikan proses pemungutan suara pilwu berjalan secara transparan, akuntabel, tertib regulasi, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Terlebih, sistem hybrid tersebut memungkinkan pemilih menerima undangan fisik berupa barcode, sehingga tetap inklusif bagi masyarakat yang belum sepenuhnya melek digital.

Selain itu, DPRD Kabupaten Indramayu juga berkomitmen mewujudkan Pilwu Serentak 2025 yang adil, jujur, dan demokratis untuk menjaga kepercayaan publik dalam pemilihan kuwu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

"Kami berharap, ini menjadi langkah nyata memperkuat kualitas pemilihan peminpin tingkat desa yang berintegritas dan berorientasi penuh pada pelayanan masyarakat," ujar Nurhayati.

Sistem Hybrid dalam Pilwu Serentak 2025

Pilwu Serentak 2025 di Kabupaten Indramayu menggunakan sistem hybrid yang menggabungkan metode digital dan manual. Sistem ini dirancang untuk memastikan proses pemungutan suara berjalan lebih cepat dan efisien. Dengan adanya sistem e-voting, pemilih dapat memberikan suara mereka secara digital, sementara beberapa tahapan masih menggunakan metode manual untuk memastikan keamanan dan keandalan data.

Beberapa keuntungan dari sistem hybrid ini antara lain:

  • Meningkatkan efisiensi dalam proses pemungutan suara.
  • Meminimalkan risiko kesalahan dalam penghitungan suara.
  • Menyediakan akses yang lebih luas bagi masyarakat yang belum sepenuhnya familiar dengan teknologi digital.

Antusiasme Masyarakat dalam Pilwu Serentak 2025

Antusiasme masyarakat terhadap Pilwu Serentak 2025 terlihat dari tingkat partisipasi yang cukup tinggi. Berdasarkan laporan dari para anggota DPRD yang melakukan pemantauan, rata-rata tingkat kehadiran pemilih di TPS mencapai 90-an persen. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat peduli terhadap proses pemilihan kepala desa.

Sistem e-voting yang diperkenalkan dalam Pilwu Serentak 2025 juga mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warga yang merasa lebih mudah dan cepat dalam memberikan suara mereka melalui sistem digital.

Keberhasilan Pengawasan oleh DPRD Kabupaten Indramayu

Pengawasan oleh DPRD Kabupaten Indramayu berhasil membuktikan bahwa Pilwu Serentak 2025 berjalan dengan baik. Para anggota DPRD yang ditempatkan di berbagai TPS melaporkan bahwa proses pemungutan suara berlangsung aman, tertib, dan sesuai aturan yang berlaku.

Tidak hanya itu, DPRD juga memastikan bahwa semua proses pemilihan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemilihan kepala desa.

Komentar dari Anggota DPRD

Beberapa anggota DPRD memberikan komentar terkait pelaksanaan Pilwu Serentak 2025. Wakil Ketua DPRD, Amroni, menyebutkan bahwa sistem e-voting memberikan dampak positif terhadap partisipasi masyarakat. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD lainnya, Sirojudin, mengapresiasi efisiensi proses pemungutan suara yang berjalan lancar.

Ketua DPRD, Nurhayati, menekankan pentingnya menjaga keadilan dan keterbukaan dalam setiap tahapan pemilihan. Ia berharap Pilwu Serentak 2025 menjadi contoh dalam memperkuat kualitas pemimpin desa yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan