
JAKARTA, nurulamin.pro – Status Pintu Air Pasar Ikan di Jakarta Utara naik ke siaga 2 pada Senin (12/1/2026) pagi.
Kondisi ini membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta meminta sejumlah wilayah pesisir meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak kenaikan muka air.
Informasi tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta melalui akun resmi X.
“Kenaikan Pintu Air Pasar Ikan siaga 2 pada Senin, 12 Januari 2026, Pukul 05:00 WIB,” tulis BPBD Jakarta.
Air naik sejak dini hari
Berdasarkan data Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, peningkatan tinggi muka air di Pintu Air Pasar Ikan terjadi secara bertahap sejak dini hari.
Pada pukul 02.00 WIB, ketinggian air tercatat 172 sentimeter dengan status waspada atau siaga 3.
Satu jam kemudian, tinggi muka air meningkat menjadi 187 sentimeter.
Kenaikan kembali terjadi pada pukul 04.00 WIB dengan ketinggian 199 sentimeter, sebelum akhirnya mencapai 205 sentimeter pada pukul 05.00 WIB dan status dinaikkan menjadi siaga 2.
Daftar wilayah diminta bersiap
Seiring kenaikan status tersebut, BPBD Jakarta memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak.
Kawasan yang diminta bersiap antara lain Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, dan Kalibaru.
Sementara itu, hasil pantauan tinggi muka air di sejumlah pintu air dan pos lainnya masih berada pada kondisi normal atau siaga 4.
Pasar Ikan menjadi titik dengan status tertinggi pada pantauan pagi ini.
BPBD Jakarta menyatakan telah melakukan langkah antisipasi dengan menyebarkan informasi kepada masyarakat melalui media sosial serta meneruskan pemberitahuan kepada camat dan lurah di wilayah terkait.
Warga di kawasan pesisir diimbau tetap memantau perkembangan kondisi muka air dan bersiap menghadapi kemungkinan dampak lanjutan.
Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center Jakarta Siaga di nomor 112.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar