PKK dan DWP: Simbol Kekuatan Sinergi Perempuan dalam Pemberdayaan

PKK dan DWP: Simbol Kekuatan Sinergi Perempuan dalam Pemberdayaan

Peringatan HKG PKK dan DWP di Kabupaten Kuningan

Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-26 tingkat Kabupaten Kuningan menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi antara dua organisasi perempuan. Acara yang berlangsung di GOR Ewangga pada Kamis, 11 Desember 2025, menunjukkan komitmen bersama dalam pemberdayaan masyarakat.

Ketua Panitia, Nanung Setiawati, menjelaskan bahwa penyatuan peringatan kedua organisasi tersebut bertujuan untuk memperkuat program pemberdayaan. Tema HKG PKK, “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas,” sejalan dengan tema DWP, “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045.”

“Ini pertama kalinya dua momentum besar ini dipadukan dalam satu panggung kolaboratif. Rangkaian kegiatan sosial, edukasi, dan pemberdayaan perempuan akan hadir dalam acara ini,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani, Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Ela Helayati, serta Ketua DWP Ny. Yati U Kusmana. Ribuan kader dari berbagai kecamatan juga hadir dalam acara ini.

Berbagai Kegiatan yang Menarik

Selain seminar ESQ, cooking class, dan lomba pangan lokal, acara ini juga menyediakan layanan kesehatan seperti pemeriksaan mata dan pembagian 1.000 kacamata gratis untuk siswa SLTP–SLTA. Selain itu, terdapat penyaluran bantuan protein hewani untuk pencegahan stunting, serta edukasi literasi keuangan bersama Bank Kuningan dan OJK Cirebon.

Kegiatan sosial lainnya termasuk deteksi dini kanker payudara, program bedah sekolah, kegiatan “DWP Mengajar”, bakti sosial ke panti asuhan, bazar UMKM, dan donor darah menjelang Hari Ibu.

Peran Perempuan dalam Pembangunan

Ketua DWP Kabupaten Kuningan, Yati U Kusmana, menekankan bahwa peringatan ini adalah kesempatan untuk merefleksikan peran perempuan sebagai pembentuk karakter generasi melalui pilar Asih, Asuh, dan Asah. Ia mengajak perempuan untuk terus berkembang, cerdas, dan tangguh dalam mengabdi kepada keluarga dan masyarakat. Fokus DWP tahun ini adalah pada peran strategis ibu dalam pendidikan anak bangsa menuju Indonesia Emas 2045, dengan tagline: “Dharma Wanita: Mengajar, Mendidik dengan Hati, Menginspirasi Negeri.”

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati (Bunda Ela), menyampaikan apresiasi kepada para kader PKK yang dinilai memiliki ketangguhan ganda, sebagai penopang keluarga sekaligus motor penggerak sosial di tengah masyarakat. Ia menyerukan agar tetap semangat solidaritas Women Support Women. Kekuatan perempuan ada pada kebersamaan.

Sentra Cipta Mandiri dan Batik Ciprat Tambakbaya

Pada kesempatan tersebut, Bunda Ela meresmikan Sentra Cipta Mandiri (SCM), sebuah ruang kreatif yang menaungi karya Batik Ciprat hasil tangan para penyandang disabilitas mental dari Shelter Workshop Peduli Desa Tambakbaya. Salah satu sorotan utama acara adalah peluncuran Batik Ciprat Tambakbaya.

Karya para penyandang disabilitas mental dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ini merupakan bagian dari program rehabilitasi dan pemberdayaan, yang sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Kuningan terhadap inklusi sosial dan penguatan kelompok rentan.

Penyampaian Amanat oleh Bupati

Dalam amanatnya, Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, menyebutkan bahwa organisasi perempuan adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem sosial menuju visi “Kuningan Melesat.” Tanpa PKK dan DWP, pemerintah daerah akan pincang. Ibu-ibu adalah tanah tempat akar pembangunan bersemayam. Kelembutan sekaligus ketangguhan perempuan adalah jantung pembangunan sosial di Kuningan.

“Kami sampaikan apresiasi terhadap Batik Ciprat Tambakbaya dengan memberi nama motif baru, ‘Batik Ciprat Jamuju,’ terinspirasi dari pohon endemik Gunung Ciremai. Batik Ciprat Jamuju hendaknya dapat menjadi salah satu seragam atau pakaian khas ASN Pemkab Kuningan,” ujarnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan