
Ombudsman RI Minta Pemerintah Sampaikan Informasi Akurat Terkait Pemulihan Listrik di Aceh
Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti pentingnya penyampaian informasi yang akurat dan faktual terkait pemulihan layanan listrik pasca-bencana banjir di Aceh. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh kepastian dan mengambil langkah-langkah yang tepat dalam situasi darurat.
Anggota Ombudsman RI, Johanes Widijantoro, menekankan bahwa dalam kondisi bencana, masyarakat tidak membutuhkan laporan yang hanya dibuat untuk menyenangkan pimpinan. Ia menyarankan agar informasi disampaikan dengan jujur, termasuk kondisi apa adanya, apa yang sudah dikerjakan, kendala yang dihadapi, serta wilayah yang masih padam.
“Dalam situasi seperti ini, kejujuran sangat penting. Jika kondisi di lapangan masih padam, sampaikan padam. Jika butuh waktu tambahan, sampaikan jujur. Kejujuran itulah yang dibutuhkan masyarakat saat bencana, bukan sekadar laporan baik di atas kertas,” ujarnya.
Pentingnya Data Teknis yang Terverifikasi
Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Aceh hingga Senin, 8 Desember 2025, pukul 12.00 WIB, beberapa wilayah masih mengalami pemadaman listrik. Wilayah-wilayah tersebut meliputi sejumlah gampong di Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dan Kabupaten Aceh Barat Daya. Daftar lengkap wilayah yang masih padam tersedia sebagai lampiran.
Ombudsman RI meminta PT PLN (Persero) untuk segera menyampaikan data teknis terkini yang telah diverifikasi. Data tersebut harus mencakup jumlah gardu dan jaringan yang masih padam, wilayah yang belum mendapatkan suplai listrik, estimasi pemulihan yang realistis, serta kendala teknis yang dihadapi petugas di lapangan.
Johanes juga menegaskan bahwa pola laporan ABS (Asal Bapak Senang) tidak boleh terjadi lagi dalam penanganan bencana. Ia menilai bahwa laporan yang tidak sesuai fakta justru dapat menghambat pemulihan layanan publik dan menurunkan kepercayaan masyarakat.
Pemantauan Layanan Publik oleh Ombudsman
Lembaga Ombudsman RI akan terus memantau pemulihan layanan publik di wilayah terdampak bencana di Aceh. Pemantauan ini mencakup berbagai aspek, termasuk kelistrikan, distribusi bantuan, layanan kesehatan, dan akses evakuasi.
Selain itu, Ombudsman juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang merasa mengalami potensi malaadministrasi dalam penanganan bencana. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap tindakan yang dilakukan pihak terkait sesuai dengan prinsip keadilan dan transparansi.
Penanganan Bencana Banjir di Aceh
Sebelumnya, pemulihan jaringan listrik di Aceh pasca-banjir dan longsor hampir selesai. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa hingga Minggu (7/12/2025) malam, listrik di Aceh sudah menyala hingga 97 persen.
Laporan tersebut disampaikan Bahlil saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau Jembatan Bailey Teupin Mane di Kabupaten Bireuen. “Malam ini nyala semua, Pak. Seluruh Aceh, 97 persen sudah menyala malam ini,” kata Bahlil kepada Presiden.
Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap upaya percepatan pemulihan tersebut. “Terima kasih, alhamdulillah,” ujar dia.
Wilayah yang Masih Mengalami Pemadaman Listrik
Berikut daftar wilayah yang masih mengalami pemadaman listrik berdasarkan catatan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Aceh hingga Senin siang pukul 12.00 WIB:
Kota Banda Aceh:
- Gampong Pango Raya, Banda Aceh
- Lamteumen Timur, Kec. Jaya Baru, Banda Aceh
- Gampong Ie Masen Kayee Adang, Kec. Syiah Kuala, Banda Aceh
- Gampong Lamgugob, Banda Aceh
- Gampong Blang Oi, Banda Aceh
- Geuce komplek, Kecamatan Bandaraya, Banda Aceh
- Ule Lheu, Kecamatan Meuraxa
- Lampineung, Kecamatan Syiah Kuala
- Gampong Neusu Aceh, Kecamatan Baiturrahman
- Gampong Ie Maseen Kayee Adang, Kec. Syiah Kuala
- Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Meuraxa
- Gampong Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman
- Gampong Lamprit, Kecamatan Kuta Alam
- Gampong Pineung, Kec. Syiah Kuala
- Gampong Ilie, Kec. Ulee Kareng, Kota Banda Aceh
- Desa Batoh, Kec.Lueng Bata, Banda Aceh
Kabupaten Aceh Besar:
- Gampong Limpok, Kec. Darussalam, Aceh Besar
- Kaju, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar
- Gue Gajah, Kec. Darul imarah
- Gampong Miruk, Aceh Besar
- Gampong Lam Hasan, Aceh Besar
- Gampong Barabung, Kecamatan Darussalam, Kab.Aceh Besar
- Gampong Lamreung Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh besar
- Gampong Cot Masjid, Kec. Lueng Bata
- Kec. Lhoknga
- Kec. Lampuuk, Dusun Lampuuk Jaya
- Lham Lom dan sekitarnya
Kabupaten Aceh Barat Daya:
- Desa Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie, Kab. Aceh Barat Daya. Keude Blangpidie
- Desa Pante Perak, Desa Pinang, Kecamat Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya
- Kecamatan Blang Pidie
- Kecamatan Susoh
- Kecamatan Kuala Batee
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar