Polda Babel Luncurkan Taman Bhaypark, Gubernur Dukung Eks Tambang Jadi Wisata

Polda Babel Luncurkan Taman Bhaypark, Gubernur Dukung Eks Tambang Jadi Wisata

Taman Bhaypark Polda Babel Resmi Dibuka di Malam Tahun Baru 2026

Taman Bhaypark Polda Bangka Belitung (Babel) resmi diluncurkan pada malam pergantian Tahun Baru 2026, yang menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Provinsi Babel. Lokasi ini sebelumnya merupakan bekas tambang timah yang kini diubah menjadi tempat rekreasi dan wisata yang menarik perhatian banyak orang.

Penghujung tahun 2025 menjadi titik awal perubahan besar di Taman Bhaypark. Sejumlah fasilitas yang telah dipersiapkan oleh Polda Babel siap memberikan pengalaman baru bagi masyarakat. Acara peluncuran dimulai dengan sambutan dari Gubernur Babel, Hidayat Arsani, yang kemudian dilanjutkan dengan penekanan tombol oleh Gubernur, Kapolda, dan Forkopimda di atas panggung hiburan.

Saat tombol ditekan, lampu-lampu di sekitar taman mulai menyala dan menghadirkan semburan air mancur yang memukau para tamu undangan. Air mancur ini menjadi salah satu ikon utama dari Taman Bhaypark yang kini menjadi pusat perhatian masyarakat.

Kapolda Babel, Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing, bersama Gubernur dan Forkopimda meninjau langsung air mancur tersebut. Ia menjelaskan bahwa seluruh fasilitas di lokasi tersebut akan disediakan untuk masyarakat luas sebagai tempat hiburan dan rekreasi.

“Semua fasilitas akan dilengkapi agar dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat dan dibuka untuk umum,” ujarnya.

Selain meluncurkan Taman Bhaypark, Polda Babel juga menggelar doa bersama lintas agama untuk mendoakan para korban bencana alam di tiga lokasi. Acara ini diharapkan bisa menjadi bentuk kepedulian Polda Babel terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana.

Gubernur Babel, Hidayat Arsani, memberikan apresiasi terhadap inisiatif Polda Babel dalam mengubah bekas tambang timah menjadi tempat wisata. Ia menilai bahwa proyek ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan pariwisata di Provinsi Babel.

“Memecahkan rekor di seluruh Indonesia mungkin ini, karena didukung oleh alam danau bekas tambang timah. Dulu digali, sekarang digunakan Polda Babel untuk membangun pariwisata. Kita lihat air mancurnya dan ini akan menjadi ikon baru di Provinsi Babel,” kata Hidayat.

Ia juga menyampaikan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap pengembangan Taman Bhaypark. Menurutnya, proyek ini bisa menjadi pusat perputaran ekonomi baru bagi masyarakat Babel.

“Ekonomi kita saat ini memang masih agak menurun, cenderung stagnan karena banyak penambang yang khawatir. Perizinan belum selesai dan di akhir tahun banyak kebutuhan. Namun, pada 2026 nanti, yakinlah kita mulai bangkit,” ujarnya.

Setelah melaksanakan doa bersama dan launching Taman Bhaypark, Kapolda, Gubernur, dan Forkopimda melanjutkan pengecekan ke sejumlah pusat keramaian masyarakat pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Mereka ingin memastikan kondisi keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga.



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan