
Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Reuni Akbar 212 di Monas
Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan yang cukup besar untuk pelaksanaan Reuni Akbar 212 di kawasan Monas, Jakarta. Sebanyak 2.511 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan acara berjalan aman dan tertib. Personel tersebut terdiri atas 2.132 anggota Polri, 100 personel TNI, serta 279 personel dari Pemprov Jakarta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan agar tidak mengganggu aktivitas lalu lintas di pusat Jakarta. Ia juga mengimbau peserta dan masyarakat sekitar untuk saling menghormati, termasuk para pengguna jalan.
Rekayasa Lalu Lintas yang Diterapkan
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional mulai pukul 17.00 WIB hingga kegiatan berakhir. Beberapa ruas jalan di kawasan Monas, Patung Kuda, hingga Thamrin berpotensi terdampak, antara lain:
- Jalan Medan Merdeka Barat, Selatan, Timur, dan Utara
- Jalan Veteran I–III
- Jalan Majapahit sisi timur
- Jalan Perwira
- Jalan Budi Kemuliaan arah Patung Kuda
- Jalan MH Thamrin dari Simpang Patung Kuda hingga Simpang Kebon Sirih
- Jalan Medan Merdeka Selatan dari arah Tugu Tani atau Kedutaan Besar AS
Budi mengimbau masyarakat yang melintas untuk merencanakan rute alternatif dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Persiapan Rekayasa Lalu Lintas
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan sejumlah rekayasa arus lalu lintas menjelang pelaksanaan Reuni Akbar 212 di Monas. Hal ini disampaikan oleh Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (1/12/2025).
Komarudin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diperkirakan menimbulkan kepadatan pada ruas Jalan Medan Merdeka Barat, Timur, Utara, dan Selatan, terutama karena waktunya bertepatan dengan jam pulang kantor. Ia mengimbau masyarakat yang beraktivitas di Jakarta untuk menghindari ruas jalan tersebut.
Fakta Berkaitan Persiapan Acara
Rekayasa Lalin Bersifat Situasional
Menurut Komarudin, pengalihan arus akan dilakukan secara situasional. Jika ditemukan pergerakan massa dalam jumlah besar, pengalihan dapat dilakukan lebih awal. Namun, bila kondisi masih memungkinkan, jalur tetap dibuka untuk masyarakat umum.
Kantong Parkir Terbatas
Area parkir di sekitar Monas sangat terbatas. Peserta yang datang menggunakan bus akan diarahkan menuju Jalan Benyamin Sueb setelah melakukan penurunan penumpang. Sementara peserta dengan kendaraan pribadi dapat memanfaatkan parkir IRTI, Masjid Istiqlal, atau area Pertamina.
Komarudin mendorong peserta untuk menggunakan transportasi umum. “Akan lebih baik jika peserta memanfaatkan transportasi publik, mengingat keterbatasan parkir dan padatnya aktivitas warga pada jam pulang kerja,” katanya.
1.214 Personel Dikerahkan
Untuk menjaga kelancaran mobilitas, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menurunkan 1.214 personel lalu lintas. Mereka akan ditempatkan pada 67 titik di ring 1 hingga ring 3, termasuk kawasan Harmoni, Tugu Tani, dan Sarinah yang diprediksi berpotensi mengalami kepadatan.
“Ada sebanyak 67 titik dari ring 1, ring 2, ring 3 yang kami antisipasi, termasuk simpang-simpang yang memang cukup crowded seperti Harmoni, kemudian Tugu Tani, kemudian juga Sarinah yang ini nantinya akan, mungkin akan terdampak,” katanya.
Mulai Berdatangan Ba’da Ashar
Komarudin menyebut acara inti digelar malam hari, namun mobilisasi massa diperkirakan dimulai selepas salat Ashar. “Kalau enggak salah acaranya itu malam, acaranya sendiri malam, namun mobilisasi diperkirakan sudah mulai Ba’da ashar, itu sudah mulai berdatangan,” katanya.
Peringatan Soal Pelanggaran Lalu Lintas
Menanggapi kemungkinan peserta datang dengan kendaraan tanpa mematuhi aturan—misalnya pengendara motor tanpa helm—Komarudin menegaskan kepatuhan berlalu lintas tetap wajib. “Siapapun yang melintas dan melanggar aturan akan otomatis terekam kamera ETLE. Jika tidak segera dibayar, STNK akan diblokir,” tegasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar