Polda Papua mulai pendekatan humanis ke KKB

Polda Papua mulai pendekatan humanis ke KKB

nurulamin.pro, JAYAPURA -Kepolisian Daerah Papua (Polda Papua) kini lebih mengedepankan pendekatan humanis dalam menghadapi Kelompok Kriminal Bersenjata Papua atau KKB Papua. 

Adapun KKB Papua merupakan sebutan lain untuk anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang terus melancarkan aksi di wilayah itu.   

Kapolda Papua Irjen Patrige Renwarin mengatakan pihaknya kini terus mendorong pemda, DPRD, SKPD, dan tokoh masyarakat serta tokoh agama untuk tampil di garis depan. Hal itu dilakukan untuk menangani gangguan yang dilakukan KKB.

"Semua pihak diharapkan berperan aktif dalam mendukung pendekatan humanis yang dilakukan Polri, dalam hal ini jajaran Polda Papua, sehingga dengan tampilnya pemda, DPRD dan para tokoh diharapkan dapat menciptakan situasi yang lebih aman dan kondusif," ujar Irjen Patrige.

Kapolda menambahkan saat ini pihaknya lebih melakukan pendekatan humanis yang diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan yang selama ini menjadi pemicu gangguan keamanan.

"Dengan pendekatan humanis diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan kondusif di Tanah Papua," pungkasnya.

Jenderal bintang dua polisi itu menyebut ada 94 orang meninggal dunia akibat kekerasan yang dilakukan oleh KKB sepanjang 2025. 

Jumlah itu terungkap dari 104 kasus yang terjadi di wilayah hukum Polda Papua, yang tersebar di 21 polres dan polresta di tiga provinsi.

Ia mengatakan 94 orang yang meninggal dunia akibat tindak kekerasan yang dilakukan KKB itu terdiri atas sembilan anggota TNI, enam anggota Polri, 64 warga sipil, dan 15 orang anggota KKB.

Selain itu, tercatat 120 orang luka-luka, termasuk 43 anggota TNI dan Polri, 64 warga sipil, dan lima orang anggota KKB. (*)

 

Ikuti berita nurulamin.prodi GOOGLE NEWS

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan