
Kebakaran Hebat di Dusun Rappogading Selatan, Empat Rumah Ludes Terbakar
Pada Jumat (26/12/2025) sore, kebakaran besar terjadi di Dusun Rappogading Selatan, Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Kejadian ini menimpa empat rumah warga yang ludes terbakar dalam waktu singkat. Api diduga berasal dari dapur sebuah rumah kosong dan cepat merambat karena struktur bangunan yang terbuat dari kayu.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.30 Wita. Awalnya api muncul dari dapur rumah milik Aco yang sedang dalam keadaan kosong. Dari sana, api dengan cepat menyebar ke rumah-rumah lainnya di sekitar. Tiga rumah panggung dan satu rumah batu juga habis terbakar, terutama bagian dapurnya.
Kapolsek Campalagian Iptu Harifuddin mengatakan bahwa personel Polsek telah dikerahkan untuk membantu proses pemadaman dan pengamanan lokasi kejadian. "Personel kami segera menuju TKP untuk membantu proses pemadaman, mengamankan lokasi, serta memastikan keselamatan warga sekitar," ujar Iptu Harifuddin.
Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp155 juta. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.40 Wita setelah enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Personel Polsek juga turut membantu kelancaran akses mobil pemadam, pengamanan TKP, serta pembersihan setelah kebakaran.
Penyebab Kebakaran Masih Dalam Penyelidikan
Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, dugaan sementara menyebutkan adanya arus pendek listrik. Pihak kepolisian kini sedang mengumpulkan keterangan dari warga dan para saksi mata di sekitar kejadian. "Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp155 juta, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan dan kami telah mengumpulkan keterangan dari para saksi," tambah Iptu Harifuddin.
Rumah-rumah yang terdampak antara lain adalah rumah panggung milik Hadaria alias Mama Ratna, rumah panggung milik Yallo alias Mama Andri, rumah panggung milik Acoserta, dan rumah permanen milik Ihwan. Saat ini, para korban rencananya akan mengungsi ke rumah kerabat.
Harifuddin juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang bersumber dari dapur dan instalasi listrik. Menurutnya, kehati-hatian dan pencegahan diperlukan untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.
Kondisi Lokasi dan Kendala dalam Pemadaman
Sebelumnya, kebakaran tersebut membuat warga panik lantaran pemukiman padat penduduk. Kobaran api cepat membesar, merembes ke rumah lainnya, hingga hanguskan empat rumah. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Polman menerima laporan dan langsung menerjunkan enam unit armada beserta 23 personel ke lokasi kejadian.
Menurut kepala UPTD Damkar Polman, Imran, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.45 Wita. "Ada empat rumah terbakar, satu terdampak, untuk penyebabnya belum kita ketahui," katanya. Ia menjelaskan bahwa kendala utama dalam pemadaman adalah jarak ke lokasi kebakaran yang cukup jauh. Selain itu, banyaknya sabuk kelapa di bawah kolom rumah dan bahan kayu yang mudah terbakar memperparah situasi.
Imran menegaskan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian. "Biar kepolisian yang lakukan penyelidikan penyebab kebakaran, untuk kerugian ditaksir ratusan juta," ungkapnya.
Kesimpulan
Kebakaran di Dusun Rappogading Selatan menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahaya api, terutama di lingkungan yang memiliki struktur bangunan rentan terbakar. Dengan kerjasama antara aparat kepolisian, damkar, dan warga, upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran dapat lebih efektif di masa depan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar