Polisi tangkap tersangka pembunuhan putra politikus PKS di Cilegon

Penangkapan Terduga Pelaku Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon

Kepolisian telah berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap Muhammad Axel Miller (9), anak dari seorang politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bernama Maman Suherman. Penangkapan dilakukan pada Jumat (2/1/2026) sore di sebuah rumah mewah yang berada di Kota Cilegon, Banten. Tim gabungan Satreskrim Polres Cilegon dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten menjadi pihak yang melakukan penangkapan tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menyatakan bahwa terduga pelaku berinisial HA (30) telah diamankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Cilegon.

“Alhamdulillah. Nanti akan ada konferensi pers dari Kapolda,” ujar Dian saat dikonfirmasi, Jumat (2/1/2025).

HA diketahui merupakan warga asal Palembang, Sumatera Selatan. Ia ditangkap tanpa perlawanan di lingkungan Pabuaran, Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon. Meskipun demikian, kepolisian belum mengungkap secara rinci kronologi penangkapan maupun motif pembunuhan karena masih menunggu hasil pemeriksaan.

“Akan disampaikan saat ekspos resmi,” ujar Dian singkat.

Peristiwa Pembunuhan yang Menggemparkan

Sebelumnya, Muhammad Axel Miller ditemukan tewas di rumah keluarganya di Perumahan BBS 3, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, pada Selasa (16/12/2025). Bocah berusia sembilan tahun itu ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di lantai satu rumah mewah tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami 19 luka di tubuhnya yang diduga berasal dari senjata tajam dan benda tumpul. Proses pengungkapan kasus ini sempat mengalami kendala karena kamera pengawas atau CCTV di rumah korban diketahui tidak berfungsi sejak 2023 serta tidak adanya petugas keamanan di lingkungan tersebut.

Proses Penyelidikan dan Pemeriksaan Saksi

Dalam penyelidikan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, mulai dari pihak keluarga hingga tetangga sekitar lokasi kejadian. Hingga tahap terakhir, polisi telah meminta keterangan dari sedikitnya 18 orang saksi guna mengungkap kasus pembunuhan yang menyita perhatian publik tersebut.

Kepolisian menegaskan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut, termasuk motif dan peran terduga pelaku, setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilakukan.

Langkah-Langkah yang Dilakukan oleh Kepolisian

Selain pemeriksaan terhadap saksi-saksi, kepolisian juga melakukan penyelidikan terhadap lingkungan sekitar tempat kejadian perkara. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada informasi penting yang terlewat.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain: * Pemeriksaan CCTV dan alat pemantau lainnya di sekitar lokasi kejadian. * Pemanggilan para tetangga dan anggota keluarga korban sebagai saksi. * Analisis kondisi fisik korban untuk menentukan jenis senjata yang digunakan.

Proses penyelidikan ini diharapkan dapat memberikan gambaran lengkap tentang bagaimana kejadian tersebut terjadi dan siapa saja yang terlibat.

Kepolisian juga menekankan pentingnya kerja sama dari masyarakat agar bisa mendapatkan informasi yang akurat dan cepat. Dengan begitu, proses penyelidikan bisa berjalan dengan lancar dan efektif.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan