Polisi Tutup Jalan Asia Afrika Saat Tahun Baru

jabar.nurulamin.pro , KOTA BANDUNG - Kawasan heritage di Asia Afrika, Kota Bandung, dipenuhi oleh ribuan masyarakat yang ingin merayakan pergantian tahun.
Di kawasan tersebut, tersedia berbagai panggung hiburan seperti pertunjukan musik dan juga atraksi cosplay hantu yang menarik perhatian pengunjung.
Kepadatan di sekitar Asia Afrika menjelang tahun baru semakin meningkat dengan jumlah kendaraan roda dua dan empat yang melintasi kawasan tersebut.

Pada malam tahun baru ini, polisi tidak melakukan penutupan total di kawasan tersebut. Rekayasa lalu lintas hanya akan diterapkan apabila arus lalin terhambat.
Menurut pantauan JPNN, pada pukul 21.30 WIB sempat dilakukan buka tutup di Jalan Asia Afrika. Kendaraan yang hendak ke sana diminta lurus ke arah Jalan Lengkong.
Adapun kemacetan yang cukup panjang mulai terjadi dari Jalan Lembong hingga Asia Afrika.
Jalan Naripan yang biasanya dua arah pun dibuat satu arah.

30 menit kemudian, Jalan Asia Afrika kembali dibuka untuk kendaraan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama Forkopimda melakukan peninjauan keramaian jelang akhir tahun.
Dalam pantauannya, Farhan dan rombongan memastikan euforia masyarakat yang berwisata di Kota Bandung sangat tinggi.
Hal itu terlihat dari kepadatan di jalan, khususnya pusat kota. Kemudian, di stasiun kereta api juga menunjukkan angka 20 ribu hingga 30 ribu penumpang per hari pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

"Kelihatannya meriah, tetapi tetap kondusif," kata Farhan saat meninjau, Rabu (31/12/2025).
Farhan mengungkapkan bahwa kawasan Asia Afrika masih menjadi destinasi favorit wisatawan yang ingin merayakan tahun baru.
Meskipun ramai dan padat lalulintasnya, suasana tetap kondusif. Polisi dan petugas seperti Satpol PP serta Dinas Perhubungan (Dishub) berjaga di sana.

"(Pusat keramaian) masih di Asia Afrika. Namun dari sini kami akan langsung memecah pengawasan," ucap dia.
"Saya akan ke wilayah timur Gedebage, sedangkan Pak Kapolres masih di tengah kota, terutama untuk (Flyover) Pasupati. Semuanya nanti kami harapkan selesai jam 1 malam," lanjutnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan