Polres Depok Selidiki Pengeroyokan Pemuda oleh Tiga Anggota 'Mata Elang'


Seorang pemuda di Jalan Bahagia, Sukmajaya, Depok, menjadi korban pengeroyokan oleh tiga orang yang diduga mata elang. Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa (9/12), namun viral di media sosial pada hari Kamis (11/12). Korban mengalami luka di bagian wajah dan bibir setelah dianiaya oleh para pelaku.

Video kejadian tersebut menyebar luas di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman video tersebut, terlihat korban sedang terluka setelah dibanting oleh para pelaku. Dalam video, korban tampak memohon bantuan sambil menyampaikan pernyataan seperti, Woiii kasar, pada main tangan ya. Bang matel ini bang matel, kasar, kasar gua ga suka.

Menanggapi kejadian ini, Kasubag Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan tentang pengeroyokan tersebut. Informasi awal diperoleh dari Polsek Sukmajaya.

Ada satu kasus penganiayaan yang dilakukan oleh dua atau tiga orang yang diduga sebagai mata elang terhadap seorang warga, ujar Made. Ia menambahkan bahwa saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.

Untuk hari ini para pelaku masih kami coba investigasi, masih kami lidik. Korban sudah membuat laporan di Polsek Sukmajaya, jelasnya.

Peristiwa ini diketahui terjadi pada tanggal 9 Desember, namun baru viral pada hari ini. Ya, berdasarkan informasi yang kami dapat, kejadian tersebut sekitar dua hari yang lalu, tanggal 9 Desember 2025 pada hari Selasa, kata Made.

Korban mengalami sejumlah luka dan telah menjalani visum untuk keperluan laporan. Untuk luka saat ini sudah kami lakukan visum, dan bagian tubuh atau bagian luka mana saja nanti akan diketahui dari hasil visum, tutur Made. Ia menambahkan, Entah itu bagian kepala, wajah, ataupun bibir, nanti sesuai hasil visum akan terlihat jelas bagian tubuh mana yang terdapat luka.

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, peristiwa ini bermula dari dugaan keterlambatan pembayaran yang membuat para pelaku, yang diduga mata elang, mengejar korban setelah melihat nomor pelat motor. Diduga masalah pembayaran atau keterlambatan pembayaran sepeda motor. Untuk detailnya nanti kami sampaikan. Yang terpenting, terkait masalah pembayaran yang tertunggak. Motor yang menjadi sasaran mata elang tersebut saat ini masih ada di korban, tutup Made.

Penyebab Pengeroyokan

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian ini diduga berkaitan dengan masalah pembayaran yang tertunda. Pelaku, yang diduga merupakan mata elang, mengejar korban setelah melihat nomor plat motor. Hal ini menunjukkan bahwa kejadian ini bukanlah tindakan sembarangan, melainkan terkait dengan konflik yang lebih dalam.

Proses Hukum yang Sedang Berlangsung

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kejadian ini. Korban telah membuat laporan resmi di Polsek Sukmajaya. Tim penyidik sedang mencari informasi lebih lanjut mengenai identitas pelaku dan motif di balik pengeroyokan tersebut.

Kondisi Korban

Korban mengalami beberapa luka yang memerlukan visum medis. Hasil visum akan menjadi dasar bagi pihak kepolisian dalam menentukan tingkat keparahan luka serta langkah hukum selanjutnya.

Reaksi Masyarakat

Kejadian ini mendapat perhatian besar dari masyarakat, terutama karena viralnya video kejadian tersebut. Banyak netizen mengkritik tindakan kekerasan yang dilakukan oleh para pelaku. Mereka juga meminta pihak berwajib untuk bertindak tegas dan menuntaskan kasus ini secara cepat.

Langkah Ke depan

Polisi akan terus mempercepat proses penyelidikan untuk mengungkap fakta-fakta terkait kejadian ini. Mereka juga akan meminta keterangan dari saksi-saksi dan korban untuk memastikan adanya keadilan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan