Polres Malaka Tangani Cepat Bentrokan Pemuda di Pasar Besitaek

Polres Malaka Tangani Cepat Bentrokan Pemuda di Pasar Besitaek

Kepolisian Malaka Tangani Bentrokan Pemuda di Pasar Besitaek

Kepolisian Resor (Polres) Malaka menanggapi cepat laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 mengenai perkelahian antar pemuda di Pasar Mingguan Besitaek, Desa Umalawain, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka. Kejadian ini terjadi pada Rabu (31/12/2025) dan langsung ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.

Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar, S.I.K., M.M., memimpin langsung personel kepolisian untuk turun ke lokasi kejadian. Tujuan utama dari kehadiran aparat adalah untuk mengamankan situasi, mencegah eskalasi konflik, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di sekitar pasar.

Dalam penjelasannya, AKBP Riki Ganjar Gumilar menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) yang dilakukan oleh Unit IV Sat Intelkam Polres Malaka, bentrokan tersebut melibatkan dua kelompok pemuda. Masing-masing kelompok berasal dari Desa Lorotolus, Kecamatan Wewiku, dan Desa Umalawain, Kecamatan Weliman.

“Dalam peristiwa tersebut, tiga orang warga Desa Lorotolus menjadi korban penganiayaan. Salah satu korban, atas nama Yulianus Bere alias Cinta, dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.

Menurutnya, insiden bermula dari adanya penyerangan terhadap salah seorang warga Dusun Lakulo, Desa Umalawain. Kejadian itu kemudian memicu aksi balasan dari warga sekitar, sehingga situasi berkembang menjadi aksi saling serang antar kelompok.

Selain menimbulkan korban luka dan korban jiwa, bentrokan tersebut juga mengakibatkan perusakan sejumlah fasilitas dan barang milik warga. Untuk mengendalikan keadaan, Polres Malaka segera mengambil langkah-langkah cepat dengan mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan penyekatan di sejumlah titik rawan, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar menahan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Upaya tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya konflik lanjutan dan aksi balasan antar warga.

“Situasi saat ini sudah berhasil kami kendalikan. Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” tegas AKBP Riki Ganjar Gumilar.

Selain pengamanan di lapangan, aparat kepolisian juga terus melakukan pendalaman terhadap para terduga pelaku pengeroyokan dan pengrusakan melalui kegiatan penyelidikan intensif serta pengumpulan keterangan dari saksi-saksi.

AKBP Riki Ganjar Gumilar juga menegaskan bahwa proses penegakan hukum akan dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Malaka. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas, mengedepankan penyelesaian secara damai, serta tidak mengulangi peristiwa serupa yang dapat merugikan banyak pihak.

Langkah-Langkah yang Diambil Oleh Polres Malaka

  • Penanganan cepat terhadap kejadian bentrokan
  • Pengamanan lokasi kejadian dan penyekatan di titik rawan
  • Pengumpulan keterangan dari saksi-saksi
  • Penyelidikan intensif terhadap para terduga pelaku
  • Imbauan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi
  • Keterlibatan tokoh masyarakat dan pemuda dalam menjaga keamanan


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan