
Capaian Penting Polres Mamuju Tengah di Tahun 2025
Polres Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, telah mencatatkan sejumlah capaian penting sepanjang tahun 2025. Dari pengungkapan kasus narkotika dengan barang bukti terbesar hingga pembongkaran praktik illegal fishing menggunakan bom ikan, kepolisian setempat menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Pengungkapan Narkotika Terbesar Tahun 2025
Kapolres Mateng, AKBP Hengky K Abadi, menyampaikan bahwa Satuan Reserse Narkoba Polres Mateng berhasil mengungkap kasus narkotika yang terbesar pada 25 Mei 2025. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan narkotika jenis sabu seberat 13,37 gram bruto dari tangan tersangka berinisial MS alias A (45).
“Pengungkapan ini menjadi yang terbesar sepanjang tahun 2025. Kami terus berupaya memutus mata rantai peredaran narkotika hingga ke jaringan yang lebih luas,” ujar AKBP Hengky saat Press Release Akhir Tahun, Rabu, 31 Desember 2025.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka MS mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seseorang berinisial N yang berdomisili di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. “Kami tidak akan berhenti pada pelaku yang tertangkap di lapangan. Penelusuran terhadap jaringan di luar daerah tetap kami lakukan,” tegasnya.
Pembongkaran Praktik Illegal Fishing
Selain kasus narkotika, Polres Mateng juga berhasil membongkar praktik illegal fishing yang merusak ekosistem laut. Melalui Satuan Polisi Air (Sat Polair), polisi mengungkap kasus penangkapan ikan menggunakan bom ikan dengan menetapkan dua tersangka berinisial A dan K.
"Penggunaan bom ikan sangat merugikan dan merusak lingkungan laut. Karena itu, penegakan hukum akan terus kami tingkatkan," kata AKBP Hengky.
Pada 4 November 2025, Sat Polair melaksanakan tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti dengan mengamankan 16 item barang bukti. Proses ini menunjukkan komitmen polisi dalam mengatasi masalah lingkungan laut yang semakin mengkhawatirkan.
Persiapan Pengamanan Malam Pergantian Tahun Baru 2026
Menjelang perayaan Tahun Baru 2026, Polres Mateng meningkatkan kegiatan cipta kondisi dengan menggelar razia minuman keras, petasan, dan knalpot brong di sejumlah titik. Razia ini dilakukan untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas saat malam pergantian tahun.
“Razia ini kami lakukan untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas saat malam pergantian tahun,” ujarnya.
Dari hasil razia tersebut, petugas mengamankan minuman keras tradisional jenis cap tikus, minuman keras pabrikan, berbagai jenis petasan, serta 20 unit knalpot brong. Langkah ini menunjukkan upaya polisi dalam menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat.
Kesiapan Personel dan Titik Penyekatan
Untuk pengamanan malam tahun baru, Polres Mateng menyiagakan 118 personel dan menyiapkan tujuh titik penyekatan di lokasi strategis. Kesiapan ini bertujuan agar masyarakat dapat merayakan Tahun Baru 2026 dengan aman, tertib, dan kondusif.
“Kami berharap masyarakat dapat merayakan Tahun Baru 2026 dengan aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar