Polres Ogan Ilir Lakukan Binrohtal untuk 26 Tahanan, Tekankan Keikhlasan dan Perbaikan Diri

Polres Ogan Ilir Lakukan Binrohtal untuk 26 Tahanan, Tekankan Keikhlasan dan Perbaikan Diri

Program Pembinaan Rohani dan Mental di Rutan Mapolres Ogan Ilir

Polres Ogan Ilir kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi para tahanan. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu tahanan dalam memperbaiki diri dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjalani kehidupan dengan benar serta menjauhi perbuatan yang bertentangan dengan hukum maupun ajaran agama.

Dalam pelaksanaannya, Binrohtal dihadiri oleh 26 orang tahanan yang berada di Rutan Mapolres Ogan Ilir. Acara ini dipimpin oleh dua tokoh agama yaitu Ustaz Hikam dan Ustaz Kemas. Keduanya memberikan ceramah yang mengajak para tahanan untuk lebih memahami arti keikhlasan dalam setiap amal perbuatan. Mereka menekankan bahwa setiap tindakan yang dilakukan harus didasari dengan niat yang tulus dan benar, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalani hukuman.

Para tahanan diajak untuk menyadari kesalahan yang pernah mereka lakukan, serta memperbaiki diri agar tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum atau perintah agama. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menjadi jalan bagi para tahanan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, menyampaikan bahwa Binrohtal merupakan salah satu upaya pembinaan moral bagi para tahanan. Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan rohani kepada tahanan agar dapat memperbaiki diri dan kembali menjadi warga masyarakat yang bermanfaat.

Kami berkomitmen menghadirkan pembinaan rohani untuk membantu para tahanan memperbaiki diri, ujarnya saat memberikan keterangan di Mapolres Ogan Ilir, Sabtu (13/12/2025).

Lebih lanjut, ia berharap melalui kegiatan Binrohtal ini, para tahanan dapat mendapatkan pencerahan, ketenangan, serta motivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan begitu, setelah menyelesaikan masa hukuman, para tahanan dapat kembali diterima oleh masyarakat tanpa adanya kesan negatif.

Program ini juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih harmonis di dalam rutan, sehingga tahanan merasa didukung dan memiliki semangat untuk berubah.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Ogan Ilir dalam menjalankan program rehabilitasi terhadap para tahanan, dengan fokus pada pemulihan mental dan spiritual.


Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para tahanan tidak hanya menjalani hukuman secara fisik, tetapi juga mendapatkan perubahan positif dalam diri mereka. Hal ini sangat penting karena tujuan utama dari sistem hukum adalah untuk memperbaiki dan mengembalikan seseorang menjadi individu yang lebih baik.

Pembinaan rohani dan mental juga menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis dalam penegakan hukum, di mana para tahanan tidak hanya diperlakukan sebagai pelaku kejahatan, tetapi juga sebagai manusia yang membutuhkan dukungan dan bimbingan untuk kembali ke jalur yang benar.


Program Binrohtal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi lain dalam menjalankan kebijakan yang lebih progresif dan berorientasi pada rehabilitasi. Dengan demikian, sistem hukum di Indonesia dapat terus berkembang menuju ke arah yang lebih baik dan berkelanjutan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan