Polres Tegal menunggu hasil forensik untuk selidiki kematian empat korban di Tol PejaganPemalang

Polres Tegal menunggu hasil forensik untuk selidiki kematian empat korban di Tol PejaganPemalang

Penyebab Kematian Empat Korban dalam Mobil Masih Dalam Pemeriksaan Forensik

Polres Tegal masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan penyebab kematian empat orang yang ditemukan dalam sebuah mobil Toyota Kijang Kapsul berpelat B 1973 KVA di ruas Tol PejaganPemalang. Keempat korban diketahui sedang dalam perjalanan menuju Pacitan, Jawa Timur, untuk melayat kerabat.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menyampaikan bahwa proses identifikasi masih berjalan dan pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kematian para korban. Ia menjelaskan bahwa Labfor telah mulai melakukan analisa terhadap olah TKP dan kendaraan yang digunakan pada saat kejadian.

Hari ini Labfor sudah mulai melakukan analisa terhadap olah TKP dan kendaraan yang digunakan pada saat kejadian, ujar AKBP Bayu di Mapolres Tegal, Jumat, 12 Desember 2025. Menurut Kapolres, rangkaian proses telah meliputi olah tempat kejadian perkara, identifikasi korban, otopsi, serta pengambilan sampel untuk pemeriksaan laboratorium forensik.

Dugaan sementara mengatakan bahwa empat korban tersebut merupakan satu keluarga asal Pacitan. Ketika ditanya soal hasil otopsi, AKBP Bayu menegaskan bahwa pihaknya belum bisa menyampaikan detail temuan apa pun sebelum menerima laporan resmi dari tim dokter forensik.

Kami tidak bisa langsung menyampaikan hal tersebut sampai kami mendapatkan hasil resmi dari Labfor dan dokter yang menangani. Prinsipnya, selama belum ada hasil resmi yang dikeluarkan dokter dari Labfor, kami tidak akan memberikan pernyataan, ucapnya. Ia menambahkan bahwa pemeriksaan awal tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kronologi Temuan Mobil dan Korban

Dalam pemaparannya, AKBP Bayu menjelaskan kronologi temuan. Mobil tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas Patroli Pejagan Pemalang Toll Road (PPTR) pada Kamis, 12 Desember 2025, pukul 06.40 di KM 284. Saat dicek, seluruh penumpang sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Petugas kemudian menghubungi PJR dan Polres Tegal melalui layanan 110 untuk melakukan pemeriksaan TKP. Berdasarkan hasil otopsi awal, korban diperkirakan telah meninggal lebih dari tujuh jam sebelum ditemukan. Ketika itu, kendaraan dalam keadaan mesin mati, bahan bakar habis, AC masih menyala, dan seluruh kaca tertutup.

Informasi tambahan dari saksi menyebutkan bahwa mobil yang sama sempat berhenti di KM 250 pada Rabu, 10 Desember 2025 sekitar pukul 13.00. Saat itu, petugas kesehatan jalan tol menemukan istri pengemudi dalam kondisi pingsan. Petugas telah menyarankan agar korban dirujuk ke rumah sakit, namun sang suami menolak karena ingin segera melanjutkan perjalanan ke Pacitan. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan.

Informasi dari keluarga korban, mereka melakukan perjalanan dari Bekasi ke Pacitan untuk melayat. Tadi malam jenazah sudah dipulangkan dan hari ini rencananya dimakamkan, ujar AKBP Bayu.

Identitas Korban

Empat korban terdiri dari tiga orang dewasa dan satu anak. Identitas mereka adalah:

  • Iwan, laki-laki, kelahiran Pacitan, 23 Februari 1986, wiraswasta, berdomisili di Jl. Melati Raya Blok CF 2/58, Desa Jatisari, Kota Bekasi.
  • Purwanto, laki-laki, kelahiran Pacitan, 15 November 1985, wiraswasta, berdomisili di Dare RT 02/007, Desa Bubakan, Kabupaten Pacitan.
  • Wiyanti, perempuan, kelahiran Pacitan, 1 April 1987, ibu rumah tangga, berdomisili di Jl. Melati Raya Blok CF2/58, Desa Jatisari, Kota Bekasi.
  • Nugroho Adhi Tama Wijaya, anak laki-laki, lahir 16 Oktober 2017.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan