
JAKARTA, nurulamin.pro
Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit telah memberikan perintah untuk menambah personel Brimob dan anggota dari lima Polda guna mempercepat pemulihan infrastruktur di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Bapak Kapolri memerintahkan adanya penambahan kekuatan Brimob. Kami menggunakan Brimob dari Mako, sebanyak dua batalion. Selain itu, malam hari ini juga terdapat personel dari lima Polda yang akan kami kirim dan mendarat hari ini,” ujar Komjen Dedi Prasetyo.
Dedi menjelaskan, Kapolri juga meminta dirinya untuk melakukan pengecekan langsung pendistribusian personel di Polda Aceh.
“Selanjutnya, sesuai prioritas yang diberikan oleh Bapak Kapolri, saya diminta untuk mengecek langsung pendistribusian personel, khususnya di wilayah Polda Aceh," katanya.
“Prioritas utama berada di Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Aceh Tengah. Tiga wilayah ini menjadi sasaran prioritas utama sesuai arahan Bapak Kapolri.”
Selain penebalan personel, Dedi menyampaikan bahwa Polri juga menambah jumlah alat berat seperti ekskavator, buldoser, dan dump truk untuk menormalisasi akses jalan.
“Saat ini, di wilayah Aceh Utara dan Aceh Tamiang terdapat sekitar 5 hingga 6 unit alat berat, baik ekskavator, dozer, maupun dump truck. Selain itu, untuk Aceh Tamiang juga telah disiapkan tambahan 5 unit alat berat guna mempercepat proses penanganan,” ujarnya.
“Untuk Sumatera Utara, jumlah alat berat yang disiapkan sudah cukup banyak. Berdasarkan data terakhir, terdapat sekitar 21 unit alat berat yang telah dioperasionalkan oleh Polda Sumatera Utara. Sementara itu, untuk Polda Sumatera Barat, kami akan melakukan penguatan alat berat sesuai permintaan Kapolda Sumbar, yaitu sekitar 5 unit alat berat, baik dozer, ekskavator, maupun dump truck.”
Di samping itu, Dedi mengatakan bahwa Polri juga membantu pemulihan air bersih di wilayah Aceh Tamiang, Tapanuli Tengah, Agam, dan Padang Panjang.
“Berdasarkan laporan, terdapat sekitar 300 titik yang harus segera dibangun. Saat ini, lebih dari 100 titik air bersih sudah beroperasi. Besok akan saya realisasikan tambahan titik air bersih di Aceh Utara, Aceh Tamiang, Tapanuli Tengah, serta di wilayah Sumatera Barat, khususnya di Agam dan Padang Panjang,” ucap Dedi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar