Populer Kaltim: Anggaran 2026 Capai Rp15,15 Triliun, APBD Berau Turun, WiFi Gratis di Balikpapan

Populer Kaltim: Anggaran 2026 Capai Rp15,15 Triliun, APBD Berau Turun, WiFi Gratis di Balikpapan

Berita Terkini di Kalimantan Timur: APBD Kaltim 2026 Disepakati Rp15,15 Triliun

Beberapa berita terkini yang menarik perhatian masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) dalam 24 jam terakhir telah menjadi topik utama. Berikut ini adalah tiga berita paling populer yang mencerminkan perkembangan di wilayah tersebut.

RAPBD Kaltim 2026 Disepakati Rp15,15 Triliun

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltim akhirnya menyepakati Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2026 sebesar Rp15,15 triliun. Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud–Seno Aji, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim, Sri Wahyuni, bersama Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud dan anggota DPRD lainnya.

Gubernur Rudy Mas'ud menyampaikan apresiasi atas pembahasan hingga kesepakatan bersama yang tepat waktu. Ia menjelaskan bahwa prioritas APBD 2026 meliputi bantuan keuangan kabupaten/kota, optimalisasi APBD, program unggulan Gratispol dan Jospol, ketahanan pangan, serta transformasi digital untuk efisiensi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Dalam penjelasannya, Rudy mengungkapkan bahwa APBD 2026 terdiri dari pendapatan daerah sebesar Rp14,25 triliun dan belanja daerah sebesar Rp15,15 triliun. Dari total pendapatan tersebut, sebagian besar berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp10,75 triliun, disusul oleh pendapatan transfer sebesar Rp3,13 triliun dan lain-lain pendapatan sah sebesar Rp362,03 miliar.

Penyusunan RAPBD 2026 didasarkan dari rancangan pembangunan yang telah disusun. Meski menghadapi tekanan, Rudy tetap optimis dan merincikan postur APBD 2026 dengan total pendapatan daerah yang lebih besar dibandingkan dana transfer pusat.

Pemkot Balikpapan Perluas Jaringan WiFi Gratis

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus mempercepat transformasi digital sebagai langkah menuju kota global melalui program bertajuk “Go See The World”. Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud resmi memperluas layanan WiFi gratis yang kini telah tersebar di 362 titik strategis di enam kecamatan.

Menurut Rahmad, penyediaan akses internet gratis ini merupakan bagian penting dari upaya kota menuju era keterbukaan informasi. Infrastruktur digital yang kuat menjadi prasyarat Balikpapan untuk melangkah sebagai kota modern dan berdaya saing global.

Fasilitas internet gratis itu ditempatkan di berbagai pusat aktivitas warga, seperti kantor pemerintahan, sekolah, fasilitas kesehatan, taman kota, terminal, pasar tradisional hingga ruang terbuka publik lainnya. Kecepatan jaringan yang disediakan berada pada kisaran 50 hingga 100 Mbps, sehingga cukup untuk kebutuhan belajar, kerja daring, hingga aktivitas digital lainnya.

APBD Berau Anjlok, Bupati Minta Pengusaha Taat Bayar Pajak Daerah

Menyikapi proyeksi penurunan drastis Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau pada tahun 2026, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta dan menekankan pentingnya kepatuhan para pelaku usaha dalam membayar Pajak Daerah. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penurunan signifikan dana transfer pusat yang dapat menekan kemampuan fiskal daerah pada tahun 2026.

Realisasi pajak daerah hingga September 2025 masih berada di bawah target Rp98 miliar. Untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas, Pemkab Berau kini terus mendorong penerapan sistem digital serta transaksi non-tunai dalam pemungutan pajak. Selain itu, Pemkab Berau juga bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Berau dalam upaya penagihan dan penyelesaian pajak yang bermasalah.



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan