Populer Kotim: APBD 2026 Turun Rp338 Miliar dari Dana Pusat, Kronologi Tenggelam

Kronologi Kecelakaan Tenggelam Anak 12 Tahun di Wisata Danau Salju Kotim


Seorang anak perempuan berusia 12 tahun meninggal dunia setelah tenggelam di kawasan Wisata Air Danau Salju, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada hari Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Korban diketahui bernama Angel, seorang pelajar yang tinggal di Jalan Tidar Raya I Gang Manggis, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Menurut informasi yang diperoleh, korban sempat bermain air di pinggir danau sebelum kejadian terjadi. Namun, beberapa saat kemudian, korban tidak terlihat lagi karena lepas dari pengawasan orang tua atau pengasuhnya. Kejadian ini menimbulkan kekacauan dan kepanikan di lokasi kejadian, hingga akhirnya petugas darurat dan polisi tiba untuk melakukan evakuasi.

Kapolsek Ketapang, AKP Anis, mengonfirmasi bahwa kejadian tersebut merupakan kecelakaan tenggelam yang terjadi saat korban sedang berwisata bersama keluarga. Lokasi kejadian berada di kawasan Danau Salju yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Km 6.

Hingga saat ini, penyebab pasti kejadian tenggelam masih dalam proses investigasi oleh pihak berwajib. Namun, berdasarkan keterangan saksi mata, korban tampak bermain air dengan santai sebelum akhirnya hilang dari pandangan.

Tantangan Fiskal Pemerintah Kotim di Tahun 2026


Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menghadapi tantangan fiskal yang cukup signifikan dalam Tahun Anggaran 2026. Hal ini disebabkan oleh penurunan alokasi dana transfer dari pemerintah pusat sebesar lebih dari Rp338 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

Wakil Bupati Kotim, Irawati, menyampaikan hal ini dalam Rapat Evaluasi Akhir Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotim, Selasa (30/12/2025). Menurut Irawati, penurunan dana transfer ini akan berdampak langsung pada kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik.

Dalam rapat tersebut, Irawati menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang lebih efisien dan transparan agar dapat tetap menjaga kualitas layanan kepada masyarakat meskipun dana yang tersedia terbatas. Selain itu, pemerintah daerah juga sedang mencari alternatif pendanaan lain untuk mengimbangi pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.

Kecelakaan Lalu Lintas Mengakibatkan Kematian Seorang Perempuan di Sampit


Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Kenan Sandan, Kecamatan Baamang, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Jumat (2/1/2026) siang. Insiden ini merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor perempuan.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Korban diketahui sedang mengendarai sepeda motor dengan membonceng anaknya saat melintas di ruas jalan tersebut. Menurut keterangan warga di sekitar lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika korban diduga melakukan pengereman secara tiba-tiba.

Akibatnya, kendaraan yang dikemudikan korban terjatuh dan mengakibatkan luka parah pada bagian kepala. Korban dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Polisi telah tiba di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Proses Pembebasan Bersyarat 4 Warga Binaan Lapas Sampit


Awal tahun 2026 menjadi momen penting bagi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit, yang memberikan Pembebasan Bersyarat (PB) kepada empat orang warga binaan. Proses ini dilaksanakan pada Kamis, Januari 2026, setelah para penerima dinilai memenuhi ketentuan yang berlaku.

Pemberian PB ini merupakan bagian dari pemenuhan hak narapidana yang telah menjalani masa pidana sesuai persyaratan administratif dan substantif. Seluruh proses dilakukan berdasarkan evaluasi pembinaan dan catatan perilaku warga binaan selama berada di dalam lapas.

Para warga binaan yang mendapatkan pembebasan bersyarat ini diharapkan dapat kembali beradaptasi dengan masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih baik. Pihak lapas juga akan terus memantau perkembangan mereka setelah dilepaskan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan