
Gubernur NTT Minta Pos Kupang Tetap Kritis dan Menjadi Penjaga Pembangunan
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menegaskan pentingnya peran Harian Pagi Pos Kupang dalam memberikan kritik yang konstruktif terhadap berbagai kebijakan dan program pemerintah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para penerima Pos Kupang Award yang telah berkontribusi di berbagai bidang di NTT.
Dalam acara Pos Kupang Award 2025 yang digelar di Aston Kupang, Melki mengatakan bahwa Pos Kupang selama ini menjadi salah satu media yang konsisten dalam mengawal transformasi dan program pembangunan di NTT. Ia mencontohkan bagaimana pemberitaan Pos Kupang menjadi rujukan yang bisa dipertanggungjawabkan saat bencana alam terjadi beberapa tahun lalu di pulau Flores.
"Kami berterima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya yang selama 33 tahun terus mewarnai dan berkontribusi serta mendukung pembangunan NTT dengan caranya," ujarnya.
Melki menekankan bahwa tugas pers adalah menjadi watch dog atau pengawas pembangunan. Ia menilai bahwa semakin sering media memberikan kritik, maka semakin baik. "Lebih sering mengkritik dan itu bagus. Tugas pers harus menjadi watch dog nya pembangunan di NTT," tambah politikus Golkar itu.
Peran Pos Kupang dalam Transformasi Ekonomi NTT
Selain meminta Pos Kupang tetap kritis, Melki juga mengajak media tersebut untuk terus memberikan kontribusi nyata melalui tulisan-tulisan yang informatif dan berbasis fakta. Ia menyebutkan bahwa transformasi ekonomi NTT harus lebih produktif daripada sebelumnya, karena saat ini defisit perdagangan NTT mencapai Rp 51 triliun pada tahun 2024.
"Turunnya transfer daerah, kami bersama Pemda tingkat II se-NTT. Kami mendorong agar kita kembali menggerakkan ekonomi berbasis potensi daerah, lokal," katanya dalam kegiatan bertajuk Tranformasi Berkelanjutan.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov NTT memiliki berbagai program seperti OVOP, OSOP, OCOP, dan NTT Mart. Program ini dirancang untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Kami arahkan untuk minimal satu bulan itu Rp 100 ribu. Sekarang beli barang di NTT Mart. ASN yang mau pergi keluar daerah, beli oleh-oleh dari NTT Mart," ujarnya.
Melki juga meminta agar penyebutan "UMKM" dihilangkan dan diganti dengan "pengusaha UMKM". Ia berharap Pos Kupang dapat terus mengawal proses transformasi ekonomi NTT dengan baik.
Idealisme dan Profesionalisme Jurnalis
Menurut Melki, idealisme, independensi, dan profesionalisme jurnalis sangat penting dalam menjaga kualitas informasi yang diberikan kepada publik. Ia menekankan bahwa kritik atau puji tidak menjadi masalah, asalkan sesuai dengan fakta dan analisis.
"Suka-suka Pos Kupang. Yang penting sesuai fakta dan analisis," katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pendiri Kompas, Jacob Oetama, pernah menyampaikan bahwa jurnalisme tidak hanya sekadar menyampaikan berita, tetapi juga bisa memberi inspirasi dan catatan. "Saya percaya Pos Kupang terus memberikan jurnalisme makna dalam pemberitaan yang ditulis," ujarnya.
Kolaborasi untuk Membangun NTT
Acara Pos Kupang Award 2025 digelar bersamaan dengan perayaan HUT ke-67 NTT. Melki mengajak Pos Kupang untuk terus berkolaborasi dalam membangun NTT. Ia berharap media ini tetap menjadi mitra yang bisa diandalkan dalam memberikan informasi dan kritik yang konstruktif.
"
"
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar