Posko Kesehatan Pengungsi Dibuka di Pidie Jaya oleh Bulan Sabit Merah

Posko Kesehatan Pengungsi Dibuka di Pidie Jaya oleh Bulan Sabit Merah

Penanganan Kesehatan Darurat di Area Pengungsian Akibat Banjir

Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) terus berupaya mempercepat penanganan kesehatan bagi warga yang terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendirikan pos layanan kesehatan darurat di area pengungsian Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya. Upaya ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang menghadapi kondisi sulit akibat bencana alam.

Kondisi jalan di kawasan tersebut gelap dan aliran listrik terputus akibat banjir bandang. Hal ini menyulitkan mobilitas warga dan membuat akses ke fasilitas kesehatan menjadi lebih rumit. Dengan situasi seperti ini, tim Emergency Medical Team (EMT) BSMI memberikan layanan kesehatan hingga larut malam. Tujuan utama dari pos layanan ini adalah untuk memotong hambatan mobilitas warga dan memastikan mereka tetap mendapatkan perawatan medis yang memadai.

Sekretaris Jenderal BSMI, Muhammad Rud, menjelaskan bahwa penempatan pos kesehatan di sekitar pengungsian bertujuan untuk memudahkan akses warga terdampak. "Pelayanan kesehatan dan pembagian logistik untuk pengungsi dilakukan malam hari di Meunasah Lhok, karena kita akses jalan menuju lokasi gelap karena listrik mati karena banjir. Alhamdulillah kita melayani warga terdampak hingga lepas dini hari," ujar Rudi dalam keterangannya.

Tim EMT BSMI yang diturunkan terdiri atas satu dokter dan satu perawat yang diberangkatkan dari Jakarta. Mereka memberikan pemeriksaan umum serta menangani keluhan akut yang dialami warga pasca-banjir. Perawat Nova melakukan pemeriksaan tekanan darah para pengungsi sebelum ditangani oleh dr. Ferry, memastikan alur pelayanan sesuai standar triase medis darurat. Kedua tenaga medis ini juga telah dibekali dengan advance technique wound healing, sebuah metode penyembuhan luka bagi korban bencana.

Salah satu pengungsi, Ruslan (65), menjalani perawatan setelah tubuhnya terendam banjir bercampur lumpur selama berjam-jam. Ia mengatakan bahwa layanan kesehatan yang diberikan oleh BSMI sangat membantu dirinya dan keluarganya.

Kepala Desa Meunasah Lhok, Rahmadi, menyampaikan bahwa hadirnya tim medis BSMI sangat dihargai. Sebelum kedatangan EMT BSMI, penanganan kesehatan warga hanya mengandalkan bidan desa. Kehadiran tim medis ini memberikan harapan baru bagi masyarakat setempat.

Update Operasi SAR Banjir Sumatera

Badan SAR Nasional (Basarnas) memberikan update terbaru terkait operasi pencarian dan pertolongan korban bencana di sejumlah wilayah terdampak banjir di Sumatera. Hingga pukul 10.00 WIB hari ini, Selasa (2/12/2025), total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 35.682 orang.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, 583 orang dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, sementara 553 orang lainnya masih dilaporkan dalam pencarian. "Operasi SAR yang dikendalikan oleh Badan SAR Nasional, bahwa terhitung hari ini tadi pukul 10.00, bahwa jumlah korban yang terevakuasi totalnya 35.682 di mana update untuk yang dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia 583 orang dan dilaporkan dalam pencarian 553 orang," kata Syafii dalam rapat di Komisi V DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/12/2025).

Syafii menjelaskan bahwa lonjakan data korban terjadi karena sejumlah wilayah terdampak baru dapat diakses, baik dari sisi infrastruktur maupun komunikasi. "Jadi kemarin penambahan cukup banyak karena memang ada daerah-daerah yang memang baru terbuka dan ada akses komunikasi sehingga baru dilaporkan," katanya.

Pos Layanan Kesehatan Darurat

Pos layanan kesehatan darurat yang didirikan oleh BSMI merupakan upaya penting dalam memastikan kesehatan warga terdampak banjir. Dengan adanya pos ini, masyarakat dapat mendapatkan layanan kesehatan secara langsung tanpa harus melalui jalur yang sulit dan berisiko. Tim medis BSMI bekerja keras untuk memastikan semua pengungsi mendapatkan perawatan yang memadai, meskipun dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan.


POSKO KESEHATAN - Upaya mempercepat penanganan kesehatan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, terus dilakukan. Emergency Medical Team (EMT) Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) untuk Banjir Sumatera mendirikan pos layanan kesehatan darurat tepat di area pengungsian Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Aceh. (HO)

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan