Peristiwa Hilangnya Sherly Anak Mpok Alpa Menyebabkan Penundaan Sidang Ahli Waris
Sherly, putri sulung dari Mpok Alpa, dikabarkan menghilang menjelang sidang penetapan ahli waris yang seharusnya digelar pada Kamis (11/12/2025). Kejadian ini membuat ayah sambungnya, Aji Darmaji, kebingungan dan tidak tahu alasan di balik penghilangan putrinya tersebut. Aji mengaku bahwa ponsel milik Sherly tidak bisa dihubungi karena mati, sehingga tidak ada komunikasi antara keduanya selama tiga hari terakhir.
Menurut Aji, Sherly sudah pergi dari rumah sejak tiga hari yang lalu tanpa memberikan kabar. Ia juga mengungkapkan bahwa hubungan antara dirinya dan Sherly selama ini baik-baik saja, bahkan mereka berkomunikasi seperti ayah dan anak biasanya. Aji juga telah mengingatkan Sherly tentang jadwal sidang sejak dua minggu sebelumnya. Namun, setelah keluarga pulang ke Ciganjur, Aji kehilangan kontak dengan Sherly tanpa mengetahui penyebab pasti.
Aji berharap penghilangan Sherly bukan disebabkan oleh provokasi dari pihak luar. Saat ini, ia sedang mencari keberadaan putrinya dengan bertanya kepada teman-temannya serta menelusuri kemungkinan tempat yang sering dikunjungi sang anak. Ia juga memilih untuk belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, berharap Sherly segera kembali dengan kesadaran sendiri.
Postingan Terakhir Sherly di Media Sosial
Sementara itu, dalam pantauan Tribunnewsmaker, Sherly sempat membuat unggahan di Instagram empat hari yang lalu. Unggahan tersebut diduga dibuatnya sehari sebelum menghilang.
Dalam postingannya, Sherly mengunggah foto di depan sebuah mobil berwarna merah. Foto itu tampaknya diambil dari kediaman Mpok Alpa di kawasan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Namun, foto yang diunggah Sherly adalah foto lawas. Hal ini diketahui dari caption yang ia tulis di unggahan. Sherly menulis bahwa foto itu diambil oleh sang ibu ketika masih hidup.
Selain itu, Sherly juga mengunggah foto di Instagram story-nya yang hanya memperlihatkan kondisi jalanan dari dalam mobil. Ia hanya menuliskan caption penuh teka-teki dalam unggahannya. yg jauh pokonya, tulis Sherly. Hingga saat ini, lokasi Sherly masih belum diketahui secara pasti.
Proses Penetapan Ahli Waris yang Tertunda
Sidang penetapan ahli waris dijadwalkan kembali digelar pada Kamis (18/12/2025). Akibat tidak hadirnya Sherly, sidang permohonan penetapan ahli waris almarhum Mpok Alpa di Pengadilan Agama Jakarta Selatan harus ditunda. Majelis hakim menilai seluruh ahli waris wajib hadir demi kelengkapan administrasi dan keabsahan putusan pengadilan.
Aji saat ini mengajukan permohonan penetapan ahli waris yang mencakup dirinya sebagai suami, serta anak-anak Mpok Alpa: Fatih, pasangan kembar Rafa dan Rafi, serta Sherly. Dikarenakan ketiga anak lainnya masih di bawah umur, Aji bertindak sebagai wakil mereka dalam proses hukum ini. Namun berbeda dengan mereka, Sherly yang telah dewasa harus hadir sendiri di persidangan untuk mengesahkan statusnya.
Zaki Ramdani, kuasa hukum Aji, menegaskan bahwa apa yang dilakukan Aji bukanlah upaya untuk membagi-bagi harta peninggalan, melainkan sekadar proses administratif guna menetapkan siapa saja ahli waris yang sah. Ia menekankan bahwa tidak ada niat untuk memonopoli harta peninggalan sang istri.
Keluarga Besar Mengaku Tidak Tahu
Terkait kabar hilangnya Sherly, kakak Mpok Alpa, Mpok Banong, mengaku sama sekali tidak mengetahui informasi tersebut sebelumnya. Ia mengaku baru mengetahui kabar itu setelah sidang ahli waris ditunda.
Mpok Banong mengaku cukup sering berkunjung ke rumah Mpok Alpa sebelum ini, bahkan seminggu bisa dua hingga tiga kali. Ia menegaskan bahwa dalam kunjungan terakhirnya, Sherly masih berada di rumah dan tidak menunjukkan gelagat akan pergi.
Karena itu, Banong mengaku heran mengapa kabar Sherly pergi dari rumah tidak disampaikan lebih awal kepada pihak keluarga besar. Ia menyayangkan sikap Aji Darmaji, ayah tiri Sherly, yang disebut tidak memberi kabar apa pun. Ia juga menegaskan bahwa sebelumnya ia telah menitipkan Sherly kepada Aji Darmaji agar dijaga dengan baik, mengingat posisi Aji sebagai orang tua di rumah.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar