
Prakiraan Cuaca untuk Wilayah Sulawesi Barat
BMKG Stasiun Tampa Padang Mamuju memberikan prakiraan cuaca untuk wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) pada hari Sabtu, 3 Januari 2026. Berdasarkan informasi yang diberikan, hujan ringan hingga sedang diprediksi akan terjadi di sebagian besar wilayah Sulbar mulai dari pagi hingga malam hari.
Hujan dengan Intensitas Berbeda di Berbagai Wilayah
Pagi hari, hujan ringan berpeluang terjadi di hampir seluruh wilayah Sulawesi Barat. Memasuki siang hingga sore, kondisi hujan tetap mendominasi, meski intensitasnya masih dalam kisaran ringan.
Namun, beberapa kecamatan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Majene, Mamasa, serta Mamuju berpotensi mengalami hujan sedang. Pada malam hari, hujan ringan diprakirakan melanda Polewali Mandar, Majene, Mamasa, Mamuju, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpeluang terjadi di wilayah Mamasa, Mamuju, dan Mamuju Tengah.
Peringatan Dini Cuaca
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk dini hari. Hujan ringan hingga hujan petir berpotensi terjadi di Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu. Masyarakat di wilayah tersebut diminta untuk waspada terhadap potensi kilat, petir, dan angin kencang.
Selain itu, BMKG memperingatkan adanya angin kencang di pesisir barat Kabupaten Mamuju pada pagi hingga sore hari. Potensi gelombang sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter juga diperkirakan terjadi di perairan Polewali, Balanipa, Majene, Sendana, Malunda, Tapalang, dan Mamuju.
Kondisi Cuaca Lainnya
Suhu udara di Sulawesi Barat diperkirakan berkisar antara 16 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara mencapai 70 hingga 97 persen. Sementara arah angin berasal dari selatan hingga barat laut dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 32 kilometer per jam.
Prakiraan cuaca ini disampaikan oleh BMKG Stasiun Tampa Padang Mamuju Sulawesi Barat pada Sabtu pagi pukul 08.00 WITA.
Tips untuk Masyarakat
Masyarakat di wilayah yang berpotensi terkena dampak cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi disarankan untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi terbaru dari instansi terkait.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar