Pratama Arhan Meninggalkan Bangkok United, Siap Cuti Panjang Usai Kehilangan Ayah

Pratama Arhan Meninggalkan Bangkok United, Siap Cuti Panjang Usai Kehilangan Ayah

Perjalanan Berat Pratama Arhan di Tengah Duka dan Pergelutan Karier

Pratama Arhan, pemain sepak bola yang kini memperkuat Bangkok United, menghadapi masa-masa penuh tantangan. Tahun 2025 menjadi tahun yang sangat berat baginya, terutama setelah kepergian ayahnya, Sutrisno, yang meninggal dunia pada Minggu (7/12/2025). Kehilangan ini tentu saja memberikan dampak besar bagi dirinya, baik secara emosional maupun profesional.

Selama masa-masa sulit ini, Pratama Arhan harus menghadapi beberapa agenda penting dalam karier sepak bolanya. Salah satunya adalah pertandingan melawan Persib Bandung di AFC Champions League. Meski demikian, ia diprediksi akan absen dalam pertandingan tersebut karena sedang menjalani masa berduka. Ia kemungkinan akan mengambil cuti panjang untuk menemani keluarga di Blora.

Pada laga leg pertama AFC Champions League yang digelar pada 1 Oktober 2025, Pratama Arhan juga diuji oleh situasi pribadinya. Saat itu, rumah tangganya dengan Aziazah Salsha telah berakhir. Ia sebenarnya dijadwalkan untuk membacakan ikrar talak di Pengadilan pada Senin (29/9/2025), tetapi akhirnya memilih fokus pada pertandingan melawan Persib Bandung dua hari setelahnya. Ia memutuskan untuk diwakili oleh pihak kuasa hukumnya.

Meski tidak hadir dalam proses hukum, Pratama Arhan tampil penuh selama 90 menit dalam pertandingan tersebut. Meski begitu, ia menerima kartu kuning dan mengalami kekalahan dari Persib Bandung dengan skor 0-2. Hal ini menunjukkan bahwa ujian perceraiannya tidak menjadi penghalang bagi performanya di lapangan.

Namun, ujian lebih berat datang ketika sang ayah, Sutrisno, meninggal dunia pada 7 Desember 2025. Kepergian ayahnya membuat Pratama Arhan tidak ikut dalam skuad Bangkok United saat melawan Chiangrai United di hari yang sama. Kabarnya, ia memutuskan pulang ke Blora untuk mengambil masa berduka.

Di sisi lain, Bangkok United akan bersiap menghadapi Persib Bandung dalam laga pamungkas grup G AFC Champions League pada 10 Desember 2025. Meskipun klub telah memastikan lolos ke babak 16 besar, Persib hanya butuh hasil imbang untuk menyusulnya. Kemungkinan besar, Pratama Arhan akan absen dalam pertandingan ini, bukan hanya karena duka, tetapi juga karena kondisinya yang belum pulih sepenuhnya.

Sebelumnya, ia juga tidak masuk skuad dalam pertandingan terakhir Bangkok United melawan Lion City Sailors pada 4 Desember 2025. Hal ini mengindikasikan bahwa ia mungkin masih dalam kondisi tidak bugar atau sedang mengalami cedera.

Duka yang Menyelimuti Keluarga Pratama Arhan

Kabar duka tentang kepergian ayahnya, Sutrisno, langsung menyebar dan membuat banyak orang prihatin. Sutrisno meninggal di Blora, Jawa Barat, pada pukul 05.45 WIB, Minggu (7/12/2025). Jenazahnya langsung dimakamkan di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, pada pukul 11.00 WIB.

Sayangnya, Pratama Arhan tidak bisa mengantarkan jenazah ayahnya ke tempat peristirahatan terakhirnya. Ia masih berada di Bangkok, Thailand, jauh dari kampung halamannya. Mantan suami Azizah Salsha itu baru tiba di kampung halamannya, Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, pada malam hari.

Ekspresi kesedihan terlihat jelas di wajah Pratama Arhan setelah tiba di kediamannya. Hal ini diketahui dari postingan akun Instagram resmi Bupati Blora Arief Rohman @ariefrohman838. Dalam postingannya, Bupati Arief mengupload beberapa foto di rumah duka yang menampilkan Pratama Arhan dan kakaknya, Dimas Roni Saputra. Arhan terlihat mengenakan baju kemeja hitam, matanya sembab, namun ia berusaha kuat.

Bupati Arief juga turut mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan. Ia berharap agar almarhum Bapak Sutrisno mendapat tempat yang layak di surga.

Masa Berduka dan Pemulihan

Dari informasi yang diperoleh, Pratama Arhan kemungkinan akan mengambil waktu untuk berduka sambil memulihkan kondisinya selama pulang ke Blora. Ini merupakan langkah penting untuk menenangkan pikiran dan menghadapi tantangan berikutnya, baik dalam hidup pribadi maupun karier sepak bolanya.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan