Pratama Arhan Pergi dari Bangkok United Usai Kehilangan Ayah, Ambil Cuti Pasca Ujian Beruntun

Kondisi Pratama Arhan Pasca Kematian Ayahnya

Pratama Arhan, pemain Timnas Indonesia yang saat ini memperkuat Bangkok United, kini sedang menghadapi ujian berat setelah ayahnya, Sutrisno, meninggal dunia pada 7 Desember 2025. Kecaman duka telah menyelimuti keluarga Arhan, terutama sang pemain yang kini harus menjalani masa berduka sambil menghadapi tuntutan profesional.

Peran Keluarga dalam Kehidupan Pratama Arhan

Kematiannya ayah membuat Pratama Arhan harus mengambil cuti dari aktivitas sepak bola. Ia diprediksi akan absen dalam pertandingan melawan Persib Bandung di AFC Champions League. Hal ini karena kondisi mental dan fisiknya yang masih terganggu akibat duka yang mendalam. Selain itu, ia juga tidak masuk skuad saat Bangkok United menghadapi Lion City Sailors pada 4 Desember 2025, yang menunjukkan bahwa ia belum dalam kondisi bugar.

Pemain berusia 23 tahun tersebut dikabarkan pulang ke Blora untuk mengambil masa berduka. Ia baru saja tiba di kampung halamannya setelah sebelumnya berada di Thailand. Raut wajah kesedihan terlihat jelas di wajahnya saat tiba di rumah duka. Bupati Blora Arief Rohman bahkan mengunggah beberapa foto yang menampilkan Pratama Arhan dan kakaknya, Dimas Roni Saputra, dalam kondisi sedih namun tetap kuat.

Kehilangan Ayah yang Tidak Bisa Ditemani

Sutrisno, ayah Pratama Arhan, meninggal dunia di Blora, Jawa Barat, pada pukul 05.45 WIB. Jenazahnya langsung dimakamkan di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, pada pukul 11.00 WIB. Namun, Pratama Arhan tidak bisa mengantarkan jenazah ayahnya hingga ke tempat peristirahatan terakhirnya karena masih berada di Thailand.

Meskipun begitu, Bupati Arief Rohman turut mendoakan agar keluarga Arhan diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini. Ia juga berharap semoga almarhum Bapak Sutrisno diterima di surga dan diberikan keikhlasan.

Perjalanan Karier Pratama Arhan

Pratama Arhan lahir pada 21 Desember 2001 di Blora, Jawa Tengah. Ia dikenal sebagai pemain dengan lemparan jauh yang mematikan dan menjadi andalan Timnas Indonesia. Awal kariernya dimulai dari akademi seperti SSB Terang Bangsa, BJL Terbang, dan PSIS Youth. Ia kemudian bergabung dengan PSIS U-18, PSIS U-19, dan PSIS U-20.

Pada 1 Januari 2020, Arhan resmi masuk skuad senior PSIS Semarang. Di sana ia mencatatkan 13 pertandingan, 2 gol, dan 1 assist selama 988 menit. Setelah dua tahun di PSIS, ia memutuskan untuk mencoba peruntungan di luar negeri dengan bergabung ke Tokyo Verdy pada 1 Maret 2020. Namun, ia hanya bermain empat kali di sana.

Pada 16 Januari 2024, Arhan bergabung dengan Suwon FC di Korea Selatan. Di sana, ia hanya dimainkan dua kali. Pada 7 Januari 2025, ia akhirnya pindah ke Bangkok United dan berkontribusi dengan 16 pertandingan, 4 assist, 5 kartu kuning, dan 621 menit bermain.

Hubungan Cinta dengan Azizah Salsha

Selain karier sepak bolanya, Pratama Arhan juga sempat menghadapi ujian dalam hubungan percintaannya. Ia dan Azizah Salsha, selebgram yang dikenal publik, menjalani proses perceraian. Pada 29 September 2025, ia dijadwalkan membacakan ikrar talak di Pengadilan, tetapi akhirnya memilih fokus pada pertandingan melawan Persib Bandung.

Meski begitu, ia tetap tampil penuh selama 90 menit dalam laga tersebut meski mendapat kartu kuning. Keputusan untuk tidak hadir dalam acara perceraian menunjukkan bahwa ia lebih memprioritaskan tanggung jawab sebagai pemain sepak bola.

Kondisi Saat Ini dan Masa Depan

Setelah kematian ayahnya, Pratama Arhan kini tengah berada di Blora untuk menghadapi masa berduka. Ia juga sedang memulihkan kondisinya setelah sebelumnya mengalami cedera. Meski begitu, kemungkinan besar ia akan absen dalam pertandingan melawan Persib Bandung di AFC Champions League.


Berkat kontribusinya, Pratama Arhan memiliki harga pasar sebesar Rp 3,48 miliar (per 2 Mei 2025). Meski sedang menghadapi tantangan besar, ia tetap menjadi bagian penting dari Timnas Indonesia dan klubnya, Bangkok United.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan