Pria Bermarga Hutauruk Berhasil Menemukan Keluarganya Setelah Berjalan Kaki Puluhan Kilometer
Seorang pria bermarga Hutauruk yang viral karena aksinya berjalan kaki puluhan kilometer demi mencari keluarga korban banjir di Tapanuli Tengah akhirnya berhasil menemukan anak dan istrinya. Aksi luar biasa ini memicu perhatian luas dari masyarakat dan pihak berwenang, serta mengundang rasa empati yang mendalam.
Perjalanan yang dilakukan oleh Hutauruk terbilang sangat berat. Ia melewati jalur yang penuh tantangan, termasuk longsoran dan banjir, demi menemukan keluarganya yang tinggal di wilayah Tukka, Tapanuli Tengah. Aksi ini sempat menjadi sorotan publik setelah videonya beredar di media sosial, sehingga membuat banyak orang terkesan dengan tekad dan kepedulian Hutauruk terhadap keluarganya.

Dalam pertemuan dengan Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, Hutauruk tampak sangat emosional. Ia menangis saat menjelaskan bagaimana ia berjuang untuk menemukan anak dan istrinya yang jadi korban banjir bandang. "Saya di Tukka, kampung rambutan. Marga Hutauruk, istri saya boru Sibuea," ujar Hutauruk sembari menangis. Ia juga menyampaikan kekhawatiran tentang kondisi keluarganya yang belum bisa ditemukan selama dua hari.
Bupati Masinton memberikan dukungan moril kepada Hutauruk. "Istri saya gendong anak. Udah dua hari tidak ketemu," kata Hutauruk sambil menangis. Masinton menenangkan Hutauruk dengan mengatakan, "Akses internet memang sulit, telepon enggak ada, listrik mati, mudah-mudahan sehat ya."
Masinton langsung bertindak dengan meminta timnya untuk membantu Hutauruk mencari keluarganya. "Mereka di mana ini sekarang pak, aduh, saya pengin tahu aja pak," ujar Hutauruk. Bupati menyarankan agar Hutauruk mencari anak dan istrinya di pengungsian yang telah disiapkan. "Nanti ke pengungsian aja nanti ditanya di gor dulu, koordinasi di sana biar dibantu. Sabar ya," kata Masinton.
Hutauruk pun memohon bantuan kepada Bupati. "Minta tolong saya pak, dibantu pak," imbuhnya. Dengan bantuan pihak berwenang, akhirnya kabar baik datang. Empat hari setelah video Hutauruk viral, ia berhasil bertemu dengan anak dan istrinya. Dalam unggahan terbaru sebuah akun media sosial, terlihat Hutauruk berpose sembari menggendong anak laki-lakinya. Ia tampak ceria dan bahagia setelah bertemu dengan keluarganya.

Tidak hanya foto, ada juga video yang menunjukkan Hutauruk melakukan video call dengan keluarganya. Dalam video tersebut, Hutauruk menangis dan mengucapkan rasa syukur atas pertolongan Tuhan. "Tiga hari kau jalan, Tuhan, tiga hari kau jalan," ujar keluarga Hutauruk. "Luar biasa berkat Tuhan buat keluar abang Hutauruk," tambahnya.
Meskipun Hutauruk berhasil menemukan keluarganya dalam keadaan sehat, situasi di Tapanuli Tengah masih memprihatinkan. Bupati Masinton mengungkapkan bahwa wilayah yang terkena banjir bandang hingga kini belum pulih sepenuhnya. Delapan hari diterjang banjir dan tanah longsor, wilayah Tapanuli Tengah masih minim bantuan. Listrik belum menyala, stok beras menipis, antrian panjang di pom bensin, dan stok gas elpiji menipis. Beberapa desa masih terisolir dan belum dapat ditembus via darat. Bahkan, masyarakat di desa terisolir bertahan hidup dengan makan durian.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar