Pria Ditemukan Tewas di Jalan Desa Wonokerto Kediri, Diduga Akibat Sakit

Pria Ditemukan Tewas di Jalan Desa Wonokerto Kediri, Diduga Akibat Sakit

Peristiwa Kematian Seorang Pria di Pinggir Jalan

Seorang pria ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan Dusun Mojoroto, Desa Wonokerto, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. Kejadian ini terjadi pada Jumat (2/1/2026) dan diduga disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas tunggal yang dipicu oleh kondisi kesehatan korban.

Korban diketahui bernama Gunawan Wibisono (50), seorang warga Dusun Gareman Desa Babadan, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk. Almarhum sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta.

Penemuan Korban

Menurut informasi yang diperoleh, pihak kepolisian menerima laporan dari warga mengenai adanya seorang pria yang tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Setelah menerima laporan tersebut, petugas segera menuju lokasi kejadian.

"Kami langsung mendatangi TKP bersama Unit Pamapta Polres Kediri, Tim INAFIS, serta tenaga medis dari Puskesmas Plemahan," ujar AKP Gatot Pesantoro, Kapolsek Plemahan.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Untuk kepentingan pemeriksaan, area kejadian kemudian diamankan dengan pemasangan garis polisi.

Pemeriksaan Awal

Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan Tim Inafis bersama dokter puskesmas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban. "Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan bekas penganiayaan atau tanda kekerasan yang mengarah pada unsur kriminal," jelasnya.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban sebelumnya mengendarai sepeda motor bernomor polisi L 3449 XW. Korban sempat melintas dari arah barat ke timur, kemudian kembali melaju dari arah timur ke barat. Saat berada di sekitar lokasi kejadian, saksi mendengar suara keras seperti benda jatuh. Ketika dicek, korban sudah tergeletak di pinggir jalan.

Investigasi dan Penyebab Kematian

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Pare untuk dilakukan visum. Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes dan jantung. "Dugaan sementara, korban mengalami kecelakaan tunggal yang dipicu kondisi kesehatannya," kata Kapolsek Plemahan.

Hingga saat ini, tidak ditemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut. Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setempat dan menjadi perlu adanya kesadaran lebih tinggi dalam menjaga keselamatan berkendara, terutama bagi para pengendara yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Kesimpulan

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya kesadaran akan kesehatan dan keselamatan diri sendiri saat berkendara. Meskipun tidak ada tanda-tanda kekerasan atau tindak pidana, kecelakaan semacam ini bisa terjadi akibat faktor kesehatan yang tidak terkontrol. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan memperhatikan kondisi kesehatan sebelum melakukan aktivitas di luar rumah, terutama dalam situasi yang membutuhkan konsentrasi tinggi seperti berkendara.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan