
Cinta yang Berani Mengorbankan Segalanya
Seorang pria asal Singapura menjadi sorotan setelah mengambil keputusan besar dalam hidupnya, yaitu meninggalkan pekerjaan dengan gaji tinggi dan memberikan mahar senilai ratusan ribu dolar demi menikahi wanita idamannya. Kisah cintanya dengan seorang perawat dari Provinsi Kalasin, Thailand Timur Laut, kini menjadi cerita inspiratif bagi banyak orang.
Jordan, pria berusia 32 tahun, memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya di Singapura yang memberinya penghasilan sekitar $12.000 per bulan atau setara dengan Rp 192 juta. Ia memilih untuk menetap di Thailand dan memulai hidup baru bersama kekasihnya, seorang perawat bernama Eve Ratchadaporn, 29 tahun. Untuk membuktikan keseriusannya, Jordan memberikan mahar mewah berupa uang tunai dan emas dengan total nilai lebih dari $250.000 atau sekitar Rp 4 miliar.
Pertemuan antara Jordan dan Eve terjadi di sebuah kafe di kawasan Bangna, Bangkok. Mereka saling bertukar kontak dan mulai menjalin komunikasi intens melalui aplikasi Line. Dari pesan-pesan harian itulah hubungan mereka berkembang menjadi hubungan yang kuat meskipun berjarak.
Setelah berpacaran selama setahun, Jordan memutuskan untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Keputusan ini tidak dilakukan secara mendadak, melainkan melalui pertimbangan matang. Ia menyatakan bahwa ia fasih berbahasa Thailand dan berniat membangun masa depan bersama Eve di negara tersebut. Kini, ia bekerja di sebuah perusahaan lokal dengan gaji sekitar 300.000 baht atau S$12.162, yang hanya setengah dari pendapatannya saat bekerja di bank di Singapura.
Jordan mengungkapkan bahwa ia sangat menyukai budaya Thailand, terutama nilai hidup yang menekankan bahwa seseorang harus berjuang sendiri untuk mencapai apa yang diinginkan. Ia juga memuji Eve yang selalu mendukungnya, membantu ia menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, dan membuat proses pindah negara terasa lebih mudah.
Pada 29 November 2025, pasangan ini mengikat janji suci dalam sebuah upacara adat Thailand yang digelar di sebuah vila dengan kolam renang di Kalasin. Upacara tersebut dihadiri oleh kedua orang tua mereka dan menampilkan penari tradisional Thailand. Pengalaman ini membuat Jordan merasa "merinding" karena sebelumnya ia hanya melihat pernikahan seperti itu di film.
Dalam upacara tersebut, pasangan ini memberikan 100.000 baht sebagai uang adat dan emas senilai sekitar $13.000 kepada ibu Ratchadaporn, sesuai dengan tradisi setempat.
Kalasin News juga melaporkan bahwa pasangan ini berencana mengadakan upacara pernikahan kedua di Singapura. Pada acara tersebut, Jordan berencana memberikan mahar tambahan berupa 1 juta baht serta emas senilai lebih dari $200.000 kepada orang tua mempelai wanita.
Ketika diwawancarai media, Jordan mengungkapkan rasa syukurnya atas perjalanan cinta yang membawanya sejauh ini.
Saya merasa sangat beruntung, ujarnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar