
Ramalan Primbon Jawa untuk Kelahiran 25 Desember 2002
Primbon Jawa memiliki makna yang unik ketika dilihat melalui perhitungan wuku dan weton. Ramalan ini mencakup berbagai aspek kehidupan, seperti watak, pergaulan, harta atau rezeki, jodoh, kecocokan dalam pekerjaan, serta sifat dan perilaku. Meski hanya sekadar ramalan, banyak orang percaya bahwa proses kehidupan dapat dihitung berdasarkan perhitungan tersebut.
Primbon Jawa merupakan kitab warisan nenek moyang yang menggambarkan hubungan manusia dengan alam semesta. Hingga saat ini, kitab ini masih dipercaya sebagai pedoman dalam menentukan tindakan atau sikap dalam beraktivitas. Banyak kitab Primbon Jawa telah disimpan rapi oleh pemerintah Indonesia di Perpustakaan Nasional. Beberapa contohnya adalah Kitab Ta'bir, Primbon Padhukunan Pal-Palan, Mantra Siwastra Raja, dan Lontarak Bola.
Berikut adalah ramalan Primbon Jawa untuk kelahiran 25 Desember 2002:
Watak Berdasarkan Weton
-
Dina: Rebo
Sifatnya pendiam, pemomong, dan penyabar. -
Pasaran: Kliwon
Pandai bicara dan bergaul, periang, ambisius, urakan, kurang bisa membalas budi, setia pada janji, ceroboh memilih makanan, banyak selamat dan doanya. -
Haståwårå/Padewan: Sri
Berbelas kasih dan mendapatkan banyak simpati. -
Sadwårå: Tungle
Bertanggung jawab namun suka membantah. -
Sångåwårå/Padangon: Kerangan
Menghidupi (banyak rejeki), menerangi (luas wawasan). -
Saptåwårå/Pancasuda: Lebu Katiyub Angin
Cita-citanya sering tidak kesampaian, hartanya sering habis. -
Rakam: Kala Tinantang
Pemberani hingga banyak dimusuhi. -
Paarasan: Lakuning Srêngéngé
Sentosa, berwibawa, menghidupi, menerangi.
Watak Berdasarkan Wuku
-
Dewa Bumi: Bethara Tantra
Pohonnya Gendhayakan: menjadi pelindung orang sakit. -
Burungnya Cocak
Pandai bicara, suka bertempat di perkotaan. -
Gedhongnya terbuka pintunya
Ikhlas dermawan. -
Memandhi (menyunggi) praja
Ucapannya bernuansa panas. -
Ngiwakake banyu (meminggirkan ke kiri pasu air)
Kurang baik budi pekertinya. -
Pahang ora pinuju ing ati (Pahang tidak berkenan di hati)
Mudah tersinggung. -
Aralnya: dianiaya
-
Sedekah / sesaji: Nasi gurih dang-dangan beras senilai zakat fitrah, lauknya ayam putih lembaran
-
Do'anya: rasul, slawatnya: 40 ketheng
-
Kala Jaya Bumi: ada di selatan menghadap ke utara
-
Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju ke arah selatan
-
Pahang ibarat burung terkena jerat: lengah
Wuku Pahang baik untuk mengobati penyakit, menanam apa saja, menikah. -
Tidak baik untuk bepergian jauh, mencari nafkah, merencanakan dan memperbaiki apa saja
Demikianlah ramalan kelahiran 25 Desember 2002 menurut hitungan weton dan wuku dalam Primbon Jawa. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan dan memberikan gambaran tentang karakter, nasib, serta perjalanan hidup yang diungkap melalui perhitungan tradisional Jawa.
Tetaplah bijak dalam menyikapi ramalan ini, dan jadikan sebagai referensi tambahan untuk mengenal diri lebih baik. Semoga bermanfaat!
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar