Profil Juara SYED MODI 2025: Bernadine Anindya Wardana, Siapa Dia, Berapa Umur, Darimana Asalnya

Profil Juara SYED MODI 2025: Bernadine Anindya Wardana, Siapa Dia, Berapa Umur, Darimana Asalnya

Profil Bernadine Anindya Wardana, Bintang Baru Bulu Tangkis Indonesia

Bernadine Anindya Wardana kini menjadi sorotan publik setelah menunjukkan performa luar biasa di ajang SYED MODI India International 2025. Bersama pasangannya di sektor ganda campuran, Dejan Ferdiansyah, ia berhasil meraih gelar juara dan membuktikan diri sebagai salah satu talenta muda yang sangat berpotensi.

Prestasi ini bukan hanya menjadi awal baru dalam kariernya, tetapi juga membuat banyak penggemar bulu tangkis ingin lebih mengenal sosok atlet asal Klaten ini. Dengan keberhasilannya di ajang BWF Super 300 pertamanya, Bernadine semakin memperkuat posisinya sebagai bintang baru di dunia bulu tangkis Indonesia.

Perjalanan Karier Bernadine

Bernadine lahir pada 30 April 2006 di Klaten, Jawa Tengah. Bakatnya mulai terlihat sejak usia 8 tahun ketika ia memulai bermain bulu tangkis. Lingkungan keluarga yang mendukung serta tekadnya untuk terus belajar dan berkembang membuatnya cepat naik kelas menuju level nasional.

Ia adalah putri dari Wisnu Susilo Wardono dan Anastasia Anika Priyatni. Selain itu, ia juga dikenal sebagai keponakan dari legenda bulu tangkis Indonesia, Nova Widianto. Meski memiliki latar belakang keluarga yang menonjol, prestasi Bernadine dibangun melalui kerja keras dan dedikasinya sendiri.

Sebelum bergabung dengan Pelatnas Cipayung, Bernadine tercatat sebagai pemain dari klub mitra PB Djarum. Pada tahun 2020, ia mencatatkan pencapaian luar biasa dengan menyapu lima gelar juara dalam berbagai nomor, termasuk tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran.

Prestasi di Tingkat Internasional

Ketika memasuki usia remaja, performa Bernadine semakin mencolok. Bersama Darren Aurelius, ia berhasil meraih medali perak di Kejuaraan Asia Junior 2024 sektor ganda campuran. Di tahun yang sama, ia juga menembus semifinal Kejuaraan Dunia Junior 2024.

Di awal tahun 2025, Bernadine tampil memukau dalam Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2025 dengan memenangi dua sektor sekaligus yaitu ganda campuran dan ganda putri. Hasil tersebut membawanya masuk ke Pelatnas PBSI Cipayung.

Kombinasi Baru dengan Dejan Ferdiansyah

Di pertengahan 2025, tim pelatih nasional yang dipimpin Rionny Mainaky memutuskan pasangan ideal bagi Dejan Ferdiansyah. Setelah evaluasi teknik dan kecocokan, nama Bernadine dipilih karena dianggap paling sesuai dengan pola permainan Dejan.

Sebelum berduet dengan Bernadine, Dejan sempat berpasangan dengan Fadia. Namun, hubungan itu berakhir setelah Indonesia Open awal Juni 2025 karena Fadia fokus pada nomor ganda putri. Keputusan ini memberi kesempatan bagi Bernadine untuk naik ke level senior lebih cepat.

Pasangan Dejan/Bernadine memulai debut resmi mereka di Vietnam Open 2025. Meski masih baru, keduanya langsung menunjukkan performa stabil dan progresif. Prestasi pertama mereka hadir di Al Ain Masters 2025 (Super 100), di mana mereka berhasil menjadi juara. Kemenangan ini menjadi modal besar untuk menghadapi turnamen-turnamen selanjutnya di level BWF World Tour.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan