Mariano Peralta: Bintang Muda yang Mengguncang Super League
Mariano Peralta, seorang pemain sayap asal Argentina, telah menunjukkan performa luar biasa bersama Borneo FC dalam Super League. Ia tidak hanya menjadi salah satu pencetak gol terbanyak, tetapi juga berada di posisi teratas dalam daftar assist terbanyak. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu pemain paling produktif di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Borneo FC memiliki dua pemain di lima besar top assist, yaitu Stefano Lilipaly Villa dan Mariano Peralta. Kehadiran mereka membuktikan bahwa lini serangan Pesut Etam sangat kuat dan mampu menciptakan peluang-peluang berbahaya bagi lawan-lawannya. Performa Mariano Peralta semakin mengesankan sejak ia tiba di Indonesia pada 2024, dan kini ia menjadi tulang punggung utama serangan Borneo FC.
Statistik Menarik dari Super League
Dalam daftar top skor sementara Super League, Mariano Peralta berada di posisi ketiga dengan 9 gol, setelah Maxwell dan Dalberto yang masing-masing mencetak 10 gol. Di sisi lain, ia juga masuk dalam daftar top assist dengan 5 assist, bersanding dengan Victor Luiz yang memiliki jumlah assist yang sama. Fakta ini menunjukkan bahwa Peralta bukan hanya seorang penyerang, tetapi juga seorang pengumpan yang sangat efektif.
Selain itu, Borneo FC menjadi satu-satunya tim yang memiliki dua pemain di lima besar top assist. Ini menegaskan bahwa lini serangan Pesut Etam sangat dinamis dan mampu memberikan ancaman nyata kepada lawan-lawannya. Keberadaan dua pemain Borneo FC dalam daftar top assist juga mencerminkan filosofi permainan tim yang tidak bergantung pada satu sosok saja. Alur serangan kerap dibangun melalui kerja sama sayap dan lini tengah, dengan Peralta dan Villa menjadi poros utama distribusi bola di sepertiga akhir lapangan.
Kiper dan Pengatur Permainan
Di sektor penjaga gawang, Hauptmeijer memimpin daftar top saves dengan 56 kali penyelamatan. Di bawahnya, Ernando dengan 51 saves, disusul oleh M. Riyandi dengan 48 saves. Dua kiper nasional lainnya, Miswar Saputra dan Nadeo Winata, sama-sama mencatatkan 47 penyelamatan. Persaingan di sektor penjaga gawang sangat ketat, dan hal ini menunjukkan bahwa kiper-kiper di Super League mampu menjaga gawang dengan baik.
Di sisi lain, dalam kategori top passes, Messidoro memuncaki daftar dengan 775 umpan sukses. Ia diikuti oleh Hugo Gomes, Kuipers, Ze Valente, dan Saku. Statistik ini menggambarkan dominasi pemain-pemain pengatur tempo permainan yang berperan penting dalam menjaga ritme tim. Meski tidak masuk lima besar top passes, Mariano Peralta tetap menjadi pemain krusial karena efektivitas umpannya langsung berdampak pada terciptanya peluang dan gol.
Latar Belakang dan Awal Karier
Mariano Ezequiel Peralta Bauer lahir di Adrogué, Argentina, pada 20 Februari 1998. Sejak usia muda, ia menunjukkan bakat di dunia sepak bola. Kariernya mulai dirintis secara serius ketika bergabung dengan klub pemuda CA San Lorenzo de Almagro. Pada usia 20 tahun, ia mulai menapaki jalur profesional bersama San Lorenzo. Meskipun tidak langsung menjadi pilihan utama, ia mendapatkan pengalaman berharga dengan tampil dalam 27 pertandingan, mencetak 2 gol, tanpa assist, dan mengoleksi total 845 menit bermain.
Pengalaman di klub besar seperti San Lorenzo membentuk mental bertanding Peralta. Ia terbiasa menghadapi tekanan tinggi, ekspektasi suporter, serta persaingan internal yang ketat, yang kelak menjadi modal penting saat merantau ke luar negeri.
Masa Peminjaman dan Perkembangan di Unión Santa Fe
Untuk memperluas menit bermain, Mariano Peralta kemudian menjalani masa peminjaman ke Unión Santa Fe. Keputusan ini terbukti tepat. Dalam kurun waktu satu musim, ia tampil sebanyak 40 kali, mencetak 3 gol dan 2 assist. Meski angka tersebut belum tergolong spektakuler, perannya dalam tim meningkat signifikan. Unión Santa Fe menjadi klub dengan catatan statistik terbanyak kedua dalam perjalanan kariernya.
Di sinilah Peralta mulai menemukan ritme permainan, memahami perannya sebagai winger, dan meningkatkan kontribusi dalam fase menyerang maupun bertahan.
Datang ke Indonesia dan Bersinar Bersama Borneo FC
Tanggal 7 Agustus 2024 menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Mariano Peralta. Pada hari itu, ia resmi bergabung dengan Borneo FC Samarinda dan untuk pertama kalinya merasakan atmosfer sepak bola Indonesia. Banyak yang meragukan adaptasinya, namun keraguan tersebut segera terjawab lewat performa konsisten di lapangan.
Bersama Borneo FC, Mariano Peralta mencatatkan total 47 pertandingan dengan torehan 19 gol dan 18 assist, serta menit bermain mencapai 4.145 menit. Angka ini menunjukkan betapa vital perannya dalam skema permainan tim. Ia bukan hanya pelengkap, melainkan pemain inti yang hampir selalu dipercaya turun sejak menit awal.
Secara keseluruhan di Liga 1 Indonesia dan Super League, Peralta telah membukukan 3.965 menit bermain dari 45 pertandingan, dengan 18 gol dan 17 assist. Produktivitas tersebut menjadikannya salah satu pemain asing paling efektif di kompetisi domestik.
Profil Lengkap Mariano Peralta
Mariano Peralta memiliki tinggi badan 180 sentimeter, berposisi sebagai penyerang sayap kanan, dan mengandalkan kaki kanan sebagai kaki dominan. Ia berstatus warga negara Argentina dan saat ini terikat kontrak bersama Borneo FC Samarinda hingga 30 Juni 2026, dengan perpanjangan kontrak terakhir dilakukan pada 16 Juni 2025.
Sebagai winger modern, Peralta dikenal memiliki kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta visi bermain yang baik. Ia mampu membaca pergerakan rekan setim dan melepaskan umpan-umpan matang yang berujung peluang emas.

Daftar Top Skor dan Assist Sementara
GOALS – TOP SCORER SEMENTARA
Maxwell – 10 gol
Dalberto – 10 gol
Mariano Peralta – 9 gol
Barros – 7 gol
França – 6 gol
ASSISTS – PEMBERI UMPAN TERBANYAK
Walian – 6 assist
Villa – 6 assist
Mariano Peralta – 5 assist
Victor Luiz – 5 assist
Paulinho – 4 assist
TOP SAVES – PENYELAMATAN TERBANYAK KIPER
Hauptmeijer – 56 saves
Ernando – 51 saves
M. Riyandi – 48 saves
Miswar Saputra – 47 saves
Nadeo Winata – 47 saves
TOP PASSES – OPERAN TERBANYAK
Messidoro – 775 passes
Hugo Gomes – 672 passes
Kuipers – 669 passes
Ze Valente – 649 passes
Saku – 631 passes


Klasemen Sementara Super League
| Klub | D | M | S | K | GM | GK | -/+ |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Borneo FC | 13 | 11 | 0 | 2 | 25 | 8 | 17 |
| Persija Jakarta | 13 | 9 | 2 | 2 | 27 | 12 | 15 |
| Persib | 13 | 9 | 1 | 3 | 22 | 10 | 12 |
| Malut United | 13 | 7 | 4 | 2 | 22 | 13 | 9 |
| PSIM | 13 | 6 | 4 | 3 | 16 | 15 | 1 |
| Bhayangkara FC | 13 | 5 | 4 | 4 | 12 | 9 | 3 |
| Persita | 13 | 5 | 4 | 4 | 16 | 13 | 3 |
| PSM Makasar | 13 | 4 | 7 | 2 | 20 | 13 | 7 |
| Persebaya | 13 | 4 | 6 | 3 | 15 | 13 | 2 |
| Arema FC | 13 | 4 | 5 | 4 | 19 | 18 | 1 |
| Bali United | 13 | 4 | 5 | 4 | 16 | 18 | -2 |
| Persik | 13 | 4 | 3 | 6 | 15 | 19 | -4 |
| Madura United | 13 | 3 | 4 | 6 | 11 | 17 | -6 |
| Dewa United | 13 | 4 | 1 | 8 | 12 | 22 | -10 |
| PSBS Biak | 13 | 3 | 3 | 7 | 13 | 27 | -14 |
| Persijap | 13 | 2 | 2 | 9 | 13 | 23 | -10 |
| Semen Padang | 13 | 2 | 1 | 10 | 9 | 20 | -11 |
| Persis | 13 | 1 | 4 | 8 | 14 | 26 | -12 |
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar