
Surya Saputra, seorang aktor ternama di Indonesia, pernah mengalami pengalaman tidak menyenangkan terkait dengan layanan pinjaman online (pinjol). Hal ini terjadi karena nomor ponselnya dicatut sebagai kontak jaminan oleh seseorang yang baru saja dia kenal. Insiden ini membuat Surya merasa sangat terganggu dan kecewa.
Dalam wawancara yang dilakukan, Surya menceritakan bagaimana dirinya ditelepon oleh pihak penagih utang yang menuduhnya sebagai orang yang berhukum. Ia menjelaskan bahwa ia langsung menyangkal dan meminta mereka untuk menagih orang yang bersangkutan.
"Jadi saya sampai bilang, 'Maaf, Anda salah orang. Saya bukan orang yang bersangkutan. Itu orang lain. Silakan (tagih) orangnya aja'," ujar Surya.
Pengalaman ini terjadi setelah Surya bertemu dengan orang tersebut hanya sekali dan saling bertukar nomor ponsel. Awalnya, ia tidak curiga, namun setelah mendapat tekanan dari pihak penagih, ia menyadari bahwa nomor teleponnya digunakan sebagai jaminan untuk pinjol.
Surya juga menjelaskan bahwa orang yang bersangkutan bukanlah keluarga atau teman dekat. Mereka hanya bertemu sekali dan saling tukar nomor telepon. Namun, hal ini membuat Surya merasa tidak nyaman karena nomor ponselnya digunakan tanpa izin.
Selain pengalaman pribadi, Surya juga menjadi pemeran utama dalam film "Menang Untuk Kalah". Dalam film ini, ia memerankan tokoh Bima, seorang kepala keluarga yang hancur akibat terjerat judi online dan pinjol. Pengalamannya sendiri menjadi dasar riset untuk memperdalam karakter Bima. Selain itu, ia juga mengamati orang-orang di sekitarnya yang terkena dampak negatif dari judi online dan pinjol.
Beberapa rekan kerja dan kru di lokasi syuting pernah terjerat pinjol dan judol. Surya melihat bagaimana mereka mengalami perubahan drastis dan terpuruk akibat masalah keuangan instan. Ia berharap film ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak tergiur dengan solusi keuangan instan yang justru menjerumuskan.
"Pinjol, judi online, itu bukan solusi. Itu jeratannya di situ. In the end of the day akan kalah," tutup Surya.
Profil Surya Saputra juga menarik perhatian. Lahir di Jakarta pada 5 Juli 1975, ia adalah putra dari pasangan Eddy Suherman dan Linda Lolita Husein. Karier Surya dimulai sebagai penyanyi dalam grup vokal Cool Colors yang merilis album "Tataplah" pada tahun 1995. Kariernya kemudian berkembang di dunia akting, termasuk debutnya di film "Sejuta Serat Sutra" pada 1981.
Nama Surya mulai dikenal setelah memerankan karakter Nino di film "Arisan!". Berkat perannya ini, ia memperoleh penghargaan Pemeran Pendukung Pria Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2004.
Dalam kehidupan pribadinya, Surya Saputra telah menikah dua kali. Pernikahan pertamanya dengan Dewi Sandra berlangsung dari 2000 hingga 2005. Setelah bercerai, ia menikah lagi dengan Cynthia Lamusu pada 8 Juni 2008. Dari pernikahan ini, mereka memiliki dua anak kembar, Ataya Tatjana Aisyah Putri dan Atharva Bimasena Saputra, yang lahir pada 21 November 2016.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar