
Lembaga Hak Asasi Manusia Mengajukan Pertanyaan Terkait Penghargaan FIFA Peace Prize
Human Rights Watch, sebuah organisasi global yang berfokus pada hak asasi manusia dan advokasi, mengirimkan surat kepada FIFA untuk meminta penjelasan lebih lanjut terkait penghargaan baru bernama "FIFA Peace Prize – Football United the World". Penghargaan ini diinisiasi oleh Presiden FIFA Gianni Infantino dan rencananya akan diberikan setiap tahun.
Penghargaan pertama dari FIFA Peace Prize akan diserahkan dalam acara Drawing Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Washington DC pada Jumat (5/12/2025). Nominasi penerima penghargaan diperuntukkan bagi individu yang telah "membantu menyatukan orang-orang di seluruh dunia dalam perdamaian dan pantas mendapatkan pengakuan khusus dan unik."
Menurut laporan dari The Athletic, keputusan untuk menciptakan penghargaan ini tidak melibatkan 37 anggota Dewan FIFA, termasuk Gianni Infantino yang menjadi ketua komite tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan proses seleksi penghargaan tersebut.
Lima Pertanyaan dari Human Rights Watch
Human Rights Watch mencoba menghubungi FA untuk mendapatkan informasi tambahan mengenai penghargaan ini, yang dianggap kontroversial. Surat tersebut ditujukan kepada Infantino pada pertengahan November dan memiliki batas waktu tanggapan hingga 20 November.
Isi surat tersebut berisi lima pertanyaan penting:
- Apa kriteria formal yang akan digunakan FIFA untuk mengevaluasi nominasi Hadiah Perdamaian FIFA?
- Akankah FIFA menerbitkan kriteria ini sebelum upacara pemberian penghargaan pada tanggal 5 Desember?
- Bagaimana FIFA akan mengidentifikasi dan menerima nominasi untuk penghargaan ini? Bisakah Anda membagikan daftar nominasinya?
- Siapa yang akan bertindak sebagai juri atau pengambil keputusan dalam memilih penerima, dan apa kualifikasi mereka?
- Kami mencatat bahwa FIFA mengadopsi Prinsip-Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia serta menerbitkan Kebijakan Hak Asasi Manusia yang memandu operasional FIFA. Bagaimana pertimbangan hak asasi manusia akan menjadi faktor dalam pemilihan penerima Hadiah Perdamaian FIFA?
Menurut laporan terbaru dari The Athletic, Human Rights Watch belum menerima tanggapan dari FIFA menjelang upacara pemberian penghargaan pada hari Jumat.
Isu Kontroversi dengan Nama Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikabarkan akan hadir dalam acara Drawing Piala Dunia 2026 bersama dengan Gianni Infantino. Menurut laporan dari Give Me Sport, Trump sangat ingin menjadi pusat perhatian dalam pemberian penghargaan FIFA Peace Prize.
Meskipun belum diketahui siapa yang akan memenangkan penghargaan pertama itu, ada kemungkinan Trump yang tidak menerima Hadiah Nobel Perdamaian tahun ini akan menerima penghargaan tersebut dari Infantino.
Infantino dalam tulisannya di Instagram mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat "sangat layak menerima Hadiah Nobel Perdamaian atas tindakan tegasnya" dalam gencatan senjata Israel-Gaza. Dalam pidatonya baru-baru ini di Kaseya Center, Infanino ditanya tentang peluang Trump memenangkan Hadiah Perdamaian FIFA.
"Anda akan lihat," jawabnya, yang kemudian menimbulkan pertanyaan tentang keaslian penghargaan tersebut.
"Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Presiden Trump, dan saya menganggapnya sebagai teman dekat," tambah Infantino kemudian.
"Dia memiliki energi yang luar biasa dan ini adalah sesuatu yang sangat saya kagumi."
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar