Protes pecah usai pesta karyawan Pani Gold Mine di Gorontalo saat desa terkena banjir

Video Pesta Akhir Tahun Karyawan PT Pani Gold Mine Viral dan Dikritik

Sebuah video yang menunjukkan karyawan PT Pani Gold Mine berjoget vulgar bersama wanita yang berpakaian seksi telah viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi di tengah situasi bencana banjir bandang yang melanda desa sekitar tambang, yaitu Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Kejadian ini menimbulkan reaksi dari berbagai pihak, termasuk DPRD Provinsi Gorontalo, mahasiswa, hingga aktivis.

PT Pani Gold Mine adalah perusahaan tambang emas skala besar yang dikelola oleh PT Merdeka Gold Resources (MGR), anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Perusahaan ini berlokasi di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Meskipun penambangan akan dimulai pada awal tahun 2026, kejadian ini justru menimbulkan kontroversi.

Kritik dari Berbagai Pihak

  1. LMND Gorontalo: Keterputusan Empati
    Ketua Wilayah Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) Gorontalo, Rahmawati B Radjak, menyebut bahwa banjir yang terjadi merupakan akumulasi dari krisis ekologis yang selama ini diabaikan. Ia menilai keberadaan perusahaan tambang berdampak pada lingkungan sekitar. Menurutnya, tindakan perusahaan yang tetap merayakan pergantian tahun di tengah situasi bencana menunjukkan minimnya kepekaan sosial.

  2. Mahasiswa Muhammadiyah Gorontalo: Perusahaan Jahat dan Tidak Berperikemanusiaan
    Arif Bina, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Gorontalo, menilai tindakan tersebut melukai rasa keadilan masyarakat yang sedang terdampak bencana. Ia menyatakan bahwa perusahaan jahat dan tidak berperikemanusiaan. Ia juga menegaskan bahwa permintaan maaf saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan tanggung jawab nyata.

  3. Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil Pohuwato: Tidak Memiliki Hati Nurani
    Limonu Hippy, anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, mengkritik kegiatan dalam video itu karena mencerminkan minimnya empati sosial di tengah situasi bencana. Ia menekankan bahwa lokasi perusahaan yang menjadi tempat berlangsungnya kegiatan hiburan itu juga berada di desa yang terdampak. Ia menilai fakta bahwa kegiatan tersebut terjadi di Desa Hulawa, yang saat itu tengah dilanda banjir, menjadi hal yang paling melukai perasaan masyarakat Pohuwato.

  4. Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Sesalkan Video Viral
    Mikson Yapanto, ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, menyesalkan kejadian tersebut. Dia menyebut pesta tersebut merupakan inisiatif oknum pegawai di internal perusahaan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah menghubungi direktur perusahaan saat kejadian berlangsung dan pegawai yang terlibat telah diberhentikan.

Penjelasan dari Manajemen PT Pani Gold Mine

Manajemen Pani Gold Mine (PGM) menyampaikan klarifikasi menyusul beredarnya video viral yang memperlihatkan hiburan musik dengan tarian seronok di area tambang emas PGM, Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Kurniawan Siswoko, External Affairs Pani Gold Mine, menegaskan bahwa kegiatan yang terekam dalam video tersebut bukanlah pesta sebagaimana yang berkembang di masyarakat.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan acara internal perusahaan yang berisi doa bersama dan penggalangan donasi spontan untuk membantu warga terdampak banjir. Acara tersebut juga dirangkaikan dengan malam final lomba menyanyi karyawan. Meski demikian, pihak perusahaan mengakui bahwa rangkaian acara tersebut tercoreng oleh penampilan yang tidak pantas.

Perusahaan juga secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Daerah serta masyarakat Pohuwato. Manajemen Pani Gold Mine menegaskan komitmen untuk tetap terlibat dalam proses pemulihan pascabanjir di Desa Hulawa dan wilayah terdampak lainnya.

Banjir Bandang Landa Desa Sekitar Tambang PT Pani Gold Mine


Banjir bandang melanda Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo pada 30 Desember 2025, sehari sebelum pesta pergantian tahun. Desa Hulawa berada tepat di sekitar pertambangan PT Pani Gold Mine. Tak cuma banjir biasa, material serta kayu-kayu glondongan dibawa turun dari ketinggian. Banyak warga yang masih mengungsi. Banyak rumah yang rusak, hingga banyak warga kehilangan harta benda.

PT Pani Gold Mine Tegaskan Bukan Pesta Akhir Tahun


Manajemen Pani Gold Mine (PGM) menyampaikan klarifikasi menyusul beredarnya video viral yang memperlihatkan hiburan musik dengan tarian seronok di area tambang emas PGM, Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Kurniawan Siswoko, External Affairs Pani Gold Mine, menegaskan bahwa kegiatan yang terekam dalam video tersebut bukanlah pesta sebagaimana yang berkembang di masyarakat.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan acara internal perusahaan yang berisi doa bersama dan penggalangan donasi spontan untuk membantu warga terdampak banjir. Acara tersebut juga dirangkaikan dengan malam final lomba menyanyi karyawan. Meski demikian, pihak perusahaan mengakui bahwa rangkaian acara tersebut tercoreng oleh penampilan yang tidak pantas.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan