Proyek Rp 210 Miliar The Aloon-Aloon Magelang Resmi Beroperasi, Siap Hiasi Nataru


MAGELANG, berita
The Aloon-aloon, pusat perbelanjaan yang dibangun di lahan milik Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, resmi dibuka pada Jumat, 12 Desember 2025. Meski pembangunan mal tersebut belum selesai sepenuhnya, sejumlah unit bisnis sudah beroperasi guna menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

The Aloon-aloon menempati lahan eks bioskop Magelang Theater yang memiliki luas 22.000 hektar. Lokasinya tepat di kawasan Alun-alun Magelang. Proyek pembangunan pusat perbelanjaan di bekas lahan bioskop itu menelan biaya Rp 210 miliar. Proyek tersebut sudah dimulai pada Juli 2020.

Dalam upaya meningkatkan perekonomian daerah selama libur Nataru, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan bahwa kehadiran The Aloon-aloon akan memberikan dampak positif terhadap kemajuan kota dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menyebutkan bahwa pusat perbelanjaan ini akan membuka lapangan pekerjaan baru serta menambah pendapatan asli daerah.

Selain itu, produk-produk khas Kota Magelang akan dijual di The Aloon-aloon. Penjelasan lebih lanjut mengenai hal ini akan dilakukan oleh DPPKUM (Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Mikro) dan OPD (organisasi perangkat daerah) terkait.

Progres Pembangunan The Aloon-aloon

Pantauan berita, sejumlah jenama besar, mulai dari produk gawai hingga tempat kuliner, sudah beroperasi di The Aloon-aloon. Selain mal, di situ juga akan ada hotel berikut ballroom yang berada di lantai 5-15. Saat ini hotel masih dalam tahap pembangunan.

Direktur Utama The Aloon-aloon Ivan Indrawan Chandra menyampaikan bahwa seluruh tahapan pembangunan ditargetkan selesai pada 2026, berikut pengoperasiannya secara penuh. "Paling cepat, kira-kira, sebelum Juni 2026 selesai. Tapi, paling telat, akhir tahun depan," ucapnya.

Kerja Sama Pemkot dan PT Grha Karya Investama

The Aloon-aloon merupakan proyek kerja sama antara Pemkot Magelang dan PT Grha Karya Investama dengan skema bangun guna serah selama 30 tahun. Artinya, perusahaan diberikan hak mendirikan bangunan dan memanfaatkan bangunan sesuai kontrak. Setelah kontrak berakhir, perusahaan wajib mengalihkan kepemilikan The Aloon-aloon kepada Pemerintah Kota Magelang.

Fasilitas Lengkap di The Aloon-aloon

Pengembangan The Aloon-aloon tidak hanya berfokus pada pusat perbelanjaan, tetapi juga mencakup berbagai fasilitas lainnya. Di dalam kompleks ini, terdapat area untuk pertemuan, acara, dan aktivitas sosial. Hal ini menjadikannya sebagai pusat kegiatan yang lengkap dan multifungsi.

Selain itu, The Aloon-aloon juga dirancang untuk menjadi tempat yang nyaman bagi para pengunjung. Berbagai layanan seperti parkir yang memadai, akses mudah ke pusat kota, serta fasilitas umum yang memadai akan disediakan.

Masa Depan The Aloon-aloon

Dengan konsep yang inovatif dan lokasi yang strategis, The Aloon-aloon diharapkan menjadi ikon baru di Kota Magelang. Proyek ini tidak hanya akan meningkatkan daya tarik wisatawan, tetapi juga menjadi pusat ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam beberapa tahun ke depan, The Aloon-aloon diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi utama bagi masyarakat dan wisatawan. Keberhasilannya dalam membangun kembali lahan eks bioskop menjadi contoh bagaimana penggunaan lahan yang tidak optimal bisa diubah menjadi ruang yang bermanfaat bagi masyarakat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan