PSIS Berburu Pemain, Persipura Tetap Tenang

PSIS Berburu Pemain, Persipura Tetap Tenang

Persipura Jayapura Mengambil Langkah Tenang di Bursa Transfer

Persipura Jayapura tampaknya memilih untuk tetap tenang menjelang dibukanya jendela transfer paruh musim Championship 2025–2026. Hingga saat ini, manajemen klub belum melakukan langkah besar dalam bursa pemain. Sikap tersebut berbeda dengan beberapa klub lain seperti PSIS Semarang yang lebih aktif dalam perombakan skuad.

Saat ini, Persipura mempertahankan komposisi 30 pemain setelah melepas enam pemain pada 5 Desember 2025. Jumlah pemain ini dinilai cukup ideal bagi klub yang hanya fokus pada satu kompetisi musim ini. Meskipun begitu, Persipura tetap membuka peluang untuk menambahkan pemain baru. Manajemen disebut sedang mempersiapkan opsi merekrut hingga tiga pemain baru.

Fokus utama saat ini adalah mencari pemain berkarakter nomor 6 dan nomor 10 untuk memperkuat kedalaman lini tengah. Isu ini muncul di tengah jeda kompetisi. Namun, saat latihan perdana di Jayapura usai pemusatan latihan hampir tiga pekan di Jakarta, pelatih Rahmad Darmawan menegaskan bahwa pihaknya belum masuk ke pembahasan transfer.

Pelatih yang akrab disapa RD itu menyebut fokus tim saat ini adalah menjaga kondisi pemain dan mematangkan skema permainan. Evaluasi pemain baru akan dilakukan setelah melihat dua laga ke depan, mengingat bursa transfer baru akan dibuka pada Januari 2026.

Komposisi Pemain Persipura Jayapura

Kiper
Adzib Al Hakim menjadi pilihan utama, dengan Samuel Reimas, Geril Kapoh, dan Yerimia Merauje sebagai pelapis.

Bek
Persipura memiliki stok bek cukup melimpah. Artur Vieira menjadi poros utama di jantung pertahanan, didukung Ferry Ayomi, Alex Dusay, dan Sukandar Kansai. Di sisi kiri, Ruben Sanadi memberi pengalaman dan kepemimpinan, sementara Febrianto Uopmabin menawarkan opsi agresif. Sektor kanan diisi Marckho Merauje dan Yustinus Pae.

Gelandang
Yeter Amohoso dan Ian Kabes berperan sebagai penyeimbang di lini tengah. Kreativitas permainan bertumpu pada Takuya Matsunaga dan Todd Ferre. Todd Ferre tetap menjadi pembeda lewat visi dan kemampuan menyerang dari lini kedua, dibantu Markus Madjar dan Dennis Ivakdalam.

Sayap
Sektor sayap menjadi kekuatan utama Persipura. Elisa Basna, Ramai Rumakiek, Jeam Kelly Sroyer, Gunansar Mandowen, hingga Rafael Sunuk menawarkan kecepatan dan variasi serangan. Boaz Solossa menambah nilai pengalaman dan ketenangan dalam pengambilan keputusan.

Penyerang Tengah
Matheus Silva menjadi tumpuan utama di lini depan, dengan Reno Salampessy sebagai pelapis.

Peta Kekuatan Persipura

Di lini belakang, Persipura solid secara jumlah, tetapi masih membutuhkan peningkatan chemistry dan disiplin posisi, terutama saat menghadapi serangan balik cepat. Lini tengah kuat secara teknik, namun relatif rawan duel fisik setelah berkurangnya gelandang pekerja. Sektor sayap menjadi senjata utama dengan banyaknya opsi cepat dan agresif, cocok untuk skema serangan balik dan permainan terbuka. Sementara di lini depan, efektivitas masih menjadi pekerjaan rumah menyusul terbatasnya opsi penyerang murni.

Dengan kondisi ini, Persipura memilih bersabar di bursa transfer, sembari memaksimalkan potensi skuad yang ada untuk bersaing di Championship musim ini.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan