
PSM Makassar Siap Hadapi Persebaya Surabaya di Stadion BJ Habibie
PSM Makassar akan menjamu Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan Super League 2025/2026, yang digelar pada hari Sabtu (6/12/25). Laga ini menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan oleh para penggemar sepak bola Indonesia, mengingat rivalitas antara kedua klub sangat tinggi.
Sebelum pertandingan berlangsung, muncul kabar bahwa pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, dikabarkan telah resmi bergabung dengan Persebaya. Namun, informasi tersebut segera dibantah oleh agen Tavares, Azmi Ponti. Ia menyatakan bahwa Tavares belum terikat kontrak dengan klub mana pun, termasuk Persebaya, setelah ia meninggalkan PSM Makassar.
“Perlu saya luruskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Saat ini Coach Bernardo Tavares sedang berada di Portugal untuk menikmati perayaan Natal dan akhir tahun bersama keluarga,” jelas Azmi. Ia menambahkan bahwa Tavares masih ingin beristirahat setelah berpisah dengan PSM Makassar dan belum memiliki rencana untuk kembali ke pinggir lapangan dalam waktu dekat.
Rumor tentang kepindahan Tavares ke Persebaya semakin kencang setelah beberapa fanbase seperti @tribunpersebaya dan @emosijiwakucom mengungkap bahwa manajemen Bajul Ijo telah berkomunikasi dengan eks pelatih PSM tersebut. Namun, klarifikasi dari sang agen membuat harapan suporter Persebaya untuk melihat Tavares memimpin tim saat menghadapi mantan klubnya di Stadion BJ Habibie, Parepare, kembali menguap.
Kehadiran Suporter Jadi Faktor Penting
Sementara itu, pelatih PSM, Tomas Trucha, menginginkan suporter PSM memerahkan Stadion Gelora BJ Habibie saat menjamu Persebaya Surabaya. Laga ini merupakan partai tunda pekan keempat Super League 2025/2026 yang seharusnya digelar pada Minggu (31/8/2025), namun ditunda karena aksi unjuk rasa besar-besaran di seluruh Indonesia.
Duel antara PSM Makassar dan Persebaya diprediksi berjalan dengan tensi tinggi. Kedua tim berstatus sebagai tim lawas di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Juku Eja, julukan PSM Makassar, berusia 110 tahun, sementara Persebaya terbentuk pada 18 Juni 1927, telah menginjak usia 98 tahun.
Rivalitas tinggi sejak era Perserikatan menambah daya tarik pertandingan. Era Perserikatan berlangsung dari tahun 1931 hingga 1994. Kurun waktu 63 tahun itu, PSM Makassar lima kali mengangkat trofi juara, berbanding enam titel juara diraih Persebaya.
Pertemuan mendatang, PSM Makassar dan Persebaya dalam kondisi berbeda. Tim Juku Eja di bawah arahan Tomas Trucha menyapu bersih tiga kemenangan terakhir, kumpulkan sembilan poin. PSM Makassar tampil garang dengan 10 kali membobol gawang lawan, cuma kemasukan tiga gol. Klub kebanggaan masyarakat Sulsel ini berada di peringkat delapan dengan 18 poin.
Persebaya tepat berada di bawah PSM Makassar, urutan sembilan dengan 17 poin. Namun, grafik tim Bajul Ijo sedang menurun. Tiga laga terakhir meraih hasil seri. Dampaknya, Eduardo Perez terdepak dari kursi pelatih kepala Persebaya. Saat ini, asisten pelatih Uston Nawawi ditunjuk menukangi Bruno Moreira cs untuk sementara.
Walau begitu, PSM Makassar tak boleh menganggap remeh Persebaya. Sebab, empat pertemuan terakhir Laskar Ayam Jantan dari Timur tak bisa menaklukkan Persebaya. Dua kali imbang dan dua kali kalah. Bahkan, pertemuan terakhir di Liga 1 2024/2025, PSM Makassar dipermalukan 0-1 Persebaya di Stadion BJ Habibie pada Jumat (7/3/2025).
Olehnya itu, Yuran Fernandes cs sangat membutuhkan dukungan saat bertindak sebagai tuan rumah. Suporter bisa memenuhi stadion berkapasitas 8.547 penonton tersebut. Mengingat kehadiran suporter musim ini fluktuatif di Stadion BJ Habibie.
Pekan pertama PSM Makassar vs Persijap Jepara hanya dihadiri 3.560 penonton, Jumat (8/8/2025). Jumlah penonton melonjak menjadi 6.116 ketika PSM Makassar meladeni kekuatan Persija Jakarta pada pekan keenam, Minggu (21/9/2025). Setelah itu jumlah penonton semakin menurun. PSM Makassar kontra PSIM Yogyakarta pada pekan ketujuh, Sabtu (27/9/2025), cuma disaksikan 3.249 penonton. Menjadi 2.875 penonton di pertandingan PSM Makassar vs Madura United pada pekan 11 Super League, Minggu (2/11/2025). Jumlah tersebut sangat sedikit, padahal di momen itu PSM Makassar peringati HUT ke-110 tahun. Ada pula diskon tiket.
Terakhir, PSM Makassar berhadapan PSBS Biak hanya dihadiri 1.261 penonton, Jumat (21/11/2025). Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha mengundang suporter PSM Makassar memberikan dukungan langsung di stadion saat bertemu Persebaya. Meski, ia tahu suporter harus menempuh perjalanan jauh ke Parepare.
Hal senada pernah disampaikan penyerang PSM Makassar Alex Tanque. Ia berharap, suporter meramaikan Stadion BJ Habibie saat bersua Persebaya. “Saya berharap lebih banyak lagi suporter datang ke stadion (Gelora BJ Habibie) mendukung kita demi dapat kemenangan-kemenangan selanjutnya. Saya kira mereka sangat penting bagi kita,” ucapnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar