PSSI Dihukum Instan Usai Pecat Shin Tae-yong, Gagal Piala Dunia dan Kehilangan Emas SEA Games

Tahun Kelam bagi Timnas Indonesia

Pada tahun 2025, PSSI menghadapi masa-masa sulit yang dianggap sebagai 'karma buruk' setelah memecat pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia. Peristiwa ini menjadi awal dari era kegelapan bagi sepak bola nasional.

Keputusan Mendadak dan Reaksi Publik

Keputusan untuk memecat Shin Tae-yong dilakukan tanpa alasan yang jelas, sehingga menimbulkan kemarahan publik. Selama tahun 2024, Shin Tae-yong membawa Timnas Indonesia mencapai prestasi yang luar biasa. Timnas senior berhasil lolos hingga ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia, termasuk meraih kemenangan perdana melawan Arab Saudi pada 19 November 2024.

Selain itu, Shin Tae-yong juga sukses membawa Timnas U-23 Indonesia ke semifinal Piala Asia U-23 2024 dan hampir lolos ke Olimpiade 2024. Namun, keputusan PSSI untuk memecatnya berdampak buruk terhadap prestasi tim.

Tanggapan dari Keluarga Pelatih

Putra Shin Tae-yong, Shin Jae-won, memberikan peringatan melalui kolom komentar Instagram. Ia menyatakan, "Kita lihat sejauh mana Timnas Indonesia setelah ditinggal ayah saya." Dan ternyata, pernyataan tersebut menjadi kenyataan.

Kegagalan Beruntun

Timnas Indonesia gagal total dalam melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah terhenti di ronde keempat babak kualifikasi pada Oktober 2025. Skuad Garuda pulang tanpa poin pun setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak.

Selain itu, Timnas U-23 Indonesia juga gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Yang lebih memalukan adalah mereka kalah dari Laos di laga pembuka babak kualifikasi.

Bencana di SEA Games 2025

Puncak dari kegagalan PSSI terjadi di SEA Games 2025. Timnas U-22 Indonesia yang dilatih oleh Indra Sjafri, pelatih yang sukses membawa medali emas pada edisi 2023, harus tersingkir di fase grup. Meskipun PSSI memanggil pemain andalan seperti Mauro Zijlstra dan Ivar Jenner, hasilnya tetap tidak memuaskan.

Publik semakin marah ketika Timnas U-22 Indonesia kalah dalam laga pembuka melawan Filipina, yang banyak pemainnya masih bermain di level universitas.

Tindakan Erick Thohir dan Masalah Pelatih Baru

Publik juga makin geram dengan pernyataan Erick Thohir yang menegaskan bahwa Shin Tae-yong tidak akan direkrut kembali sebagai pelatih Timnas Indonesia. Ia menyatakan dengan tegas bahwa ada 0 persen peluang Shin Tae-yong kembali melatih Skuad Garuda.

Selain itu, PSSI belum berhasil menemukan pelatih baru setelah memecat Patrick Kluivert pada Oktober 2025. Dua bulan telah berlalu, namun belum ada kejelasan tentang perekrutan juru taktik anyar.

Pertanyaan untuk PSSI

Apakah PSSI akan bersedia insyaf setelah mendepak Shin Tae-yong atau tetap mempertahankan gengsi di atas segalanya? Ini menjadi pertanyaan besar yang harus dijawab oleh PSSI dalam waktu dekat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan