PT MSM Meraih Penghargaan Pos Kupang 2025 Berkat Inovasi Agrobisnis di Lahan Sulit

PT Muria Sumba Manis Meraih Penghargaan dalam Pos Kupang Award 2025

PT Muria Sumba Manis (MSM) kembali menorehkan prestasi di tengah perjalanan inovasinya dalam membangun daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Pada ajang Pos Kupang Award 2025 yang berlangsung di Hotel Aston Kupang pada Selasa (16/12/2025), perusahaan ini mendapatkan penghargaan sebagai apresiasi atas kontribusi nyata dalam menghadirkan inovasi teknologi pengelolaan perkebunan di lahan tandus dan berbatu.

Penghargaan ini diserahkan oleh Pemred Pos Kupang, Dion DB Putra, dan diterima langsung oleh Deputy Managing Director PT MSM, Endro Endarto. Acara tersebut menjadi momen penting bagi perusahaan dalam menunjukkan komitmen mereka terhadap pembangunan daerah yang sebelumnya dianggap sulit untuk dikembangkan.

Inovasi Teknologi dalam Pengelolaan Perkebunan

MSM berhasil menciptakan beberapa terobosan dalam pengelolaan perkebunan di wilayah Sumba Timur. Berikut adalah beberapa inovasi utama yang dilakukan:

  • Soil Rehabilitation and Land Transformation
    Proses ini dilakukan melalui pemecahan batu menggunakan alat berat seperti Wirtgen, RM500, dozer, dan excavator. Upaya ini juga didukung dengan penambahan gypsum, kompos, humus oil, serta amelioran berbasis organic. Penataan kontur lahan juga dilakukan untuk meminimalkan risiko erosi.

  • Irrigation Innovation
    Sistem irigasi tetes bawah permukaan berskala besar diterapkan, dilengkapi dengan pemanfaatan smart irrigation berbasis sensor tensiometer. Pembangunan reservoir dan sistem penadah air hujan juga menjadi bagian dari strategi ini.

  • Digital and Mechanized Farming
    MSM menggunakan aplikasi MSM Mobile untuk monitoring operasional, sistem GPS tracking untuk armada truk, alat berat, dan traktor. Keberadaan Control Room Plantation and Factory yang terintegrasi juga menjadi salah satu ciri khas keberhasilan digitalisasi perusahaan.

Komitmen dan Keyakinan untuk Membangun Daerah 3T

Endro Endarto, Deputy Managing Director PT MSM, menjelaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya sekadar apresiasi, tetapi juga menjadi bentuk peneguhan terhadap inovasi yang dijalankan dengan komitmen dan kepedulian tinggi. Ia menekankan bahwa pembangunan di wilayah dengan tantangan geografis dan sosial-ekonomi hanya bisa tercapai jika teknologi, ketekunan, dan kolaborasi saling berjalan paralel.

“Potensi akan tumbuh ketika kita merawatnya dengan ilmu, disiplin, dan kesabaran,” ujar Endro.

Tantangan dan Kesabaran dalam Pembangunan

Perjalanan MSM dalam menghadirkan inovasi tidak mudah. Di Sumba Timur, kondisi tanah kapur yang dangkal dan keras, serta batuan besar yang harus dihancurkan satu per satu, menjadi tantangan awal. Curah hujan rendah dan kurangnya infrastruktur dasar membuat setiap tahap pembangunan membutuhkan keberanian dan ketekunan ekstra.

Namun, justru di tengah tantangan itulah inovasi MSM diuji. “Lahan yang dianggap tidak mungkin diolah dapat berubah menjadi pusat agrobisnis modern,” tambah Endro.

Inovasi ini juga telah membuka ribuan lapangan kerja dan menjadikan MSM sebagai salah satu motor penggerak ekonomi lokal. Keberhasilan ini tidak lepas dari keterlibatan banyak pihak, termasuk karyawan yang bekerja dengan hati, ketekunan, dan keyakinan bahwa Sumba Timur dapat menjadi pusat ekonomi baru.

Apresiasi kepada Semua Pihak

Endro Endarto menyampaikan terima kasih kepada seluruh karyawan, pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat Sumba Timur atas dukungan yang tidak pernah putus. Menurutnya, dukungan ini menjadi kunci keberhasilan kolaborasi antara ekonomi, lingkungan, dan budaya lokal.

“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Sumba Timur. Semoga langkah ini menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju hidup yang lebih manis, lebih berdaya, dan lebih sejahtera bagi kita semua,” tutup Endro.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan