
Lomba Bertutur di Manggarai Timur Tingkatkan Budaya Literasi
Lomba Bertutur yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Manggarai Timur menjadi salah satu inisiatif penting dalam meningkatkan budaya literasi sejak dini. Acara ini diikuti oleh 50 siswa SD/MI dari berbagai sekolah di wilayah tersebut, yang digelar pada tanggal 16 hingga 18 Desember 2025 di Borong.
Tujuan utama dari lomba ini adalah untuk menumbuhkan minat baca, melestarikan cerita rakyat, melatih kemampuan berbicara di depan umum, serta membangun karakter dan kreativitas anak. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang berpengetahuan, berkualitas, dan berdaya.
Tujuan dan Visi Pemerintah Daerah
Bupati Manggarai Timur Agas Andreas menyatakan bahwa salah satu misi pemerintah daerah adalah mewujudkan Manggarai Timur maju, sejahtera, berbudaya, dan berkelanjutan (MAMA SEBER). Untuk mencapai visi ini, pemerintah fokus pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan akses dan kualitas pendidikan.
Menurut Bupati Agas, literasi merupakan kunci dalam membentuk masyarakat yang berpengetahuan. Ia menjelaskan bahwa literasi tidak hanya tentang membaca, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, ilmiah, kreatif, dan inovatif. Hal ini sangat penting dalam menghadapi persaingan global saat ini.
Undang-undang nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan menegaskan bahwa perpustakaan memiliki peran penting sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi. Perpustakaan juga bertujuan untuk meningkatkan kegemaran membaca, memperluas wawasan, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Peran Perpustakaan dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia
Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur terus mendukung dan menfasilitasi upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Salah satu cara untuk mencapai hal ini adalah dengan menyelenggarakan lomba bertutur tingkat SD/MI.
Melalui lomba ini, diharapkan dapat tumbuh minat baca dan literasi anak sejak dini. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana untuk melestarikan budaya lokal dan cerita rakyat yang kaya akan nilai. Dengan demikian, kemampuan berbicara di depan umum, karakter, imajinasi, dan kreativitas anak dapat dikembangkan sebagai investasi sumber daya manusia di masa depan.
Hadiah dan Apresiasi
Para peserta yang berhasil meraih juara mendapatkan hadiah uang tunai, piala tetap, dan piagam penghargaan. Berikut rincian hadiahnya:
- Juara I: Rp 5.000.000, piala tetap, dan piagam
- Juara II: Rp 4.000.000, piala tetap, dan piagam
- Juara III: Rp 3.000.000, piala tetap, dan piagam
- Juara Harapan I: Rp 2.000.000, piala tetap, dan piagam
- Juara Harapan II: Rp 1.500.000, piala tetap, dan piagam
- Juara Harapan III: Rp 1.000.000, piala tetap, dan piagam penghargaan
Bupati Agas juga menyampaikan apresiasi kepada para guru pendamping dan juri yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan lomba. Pemerintah berharap melalui kegiatan ini, dapat terus berinovasi dan berkreasi dalam membangun serta memberdayakan perpustakaan sebagai wahana belajar untuk meningkatkan budaya gemar membaca dan literasi di Kabupaten Manggarai Timur.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar