Puncak Arus Balik 4 Januari 2026, Terminal Mamboro Siap Layani 800 Penumpang

Prediksi Puncak Arus Balik di Terminal Mamboro

Puncak arus balik pasca liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Terminal Tipe A Mamboro, Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, diprediksi terjadi pada hari Minggu, 4 Januari 2026. Pada hari tersebut, jumlah penumpang yang berangkat dari terminal ini diperkirakan mencapai hingga 800 orang.

Prediksi ini disampaikan oleh Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Mamboro, Waldi Sangkota, menyusul meningkatnya aktivitas penumpang dan armada angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sejak beberapa hari terakhir.

“Kami memprediksi puncak arus balik besok, pada 4 Januari 2026. Jumlah penumpang bisa sekitar dua kali lipat dari hari biasa, mungkin mencapai 700 hingga 800 penumpang,” ujar Waldi kepada sumber lokal, Sabtu (3/1/2026).

Menurut Waldi, selama masa angkutan Nataru, rata-rata armada yang berangkat dari Terminal Mamboro mencapai sekitar 24 unit per hari. Sementara jumlah penumpang harian berada di kisaran 300 orang, termasuk penumpang dewasa dan anak-anak.

Lonjakan signifikan juga tercatat pada periode H+7 Natal. Pada periode tersebut, jumlah penumpang mencapai 6.945 orang atau meningkat sekitar 117 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, pergerakan armada AKAP juga naik sekitar 163 persen dengan total 329 armada beroperasi. Ia menyebutkan, armada AKAP yang disiapkan melayani sejumlah rute utama, yakni Palu–Makassar, Palu–Manado, Palu–Gorontalo, dan Palu–Toraja. Dari rute-rute tersebut, Palu–Manado, Palu–Makassar, dan Palu–Toraja masih menjadi tujuan paling dominan selama arus balik.

Pantauan hingga pukul 10.00 Wita menunjukkan aktivitas di Terminal Mamboro terpantau cukup padat. Para calon penumpang terlihat memadati area terminal, sementara petugas Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) melakukan pemeriksaan kelayakan armada sebelum diberangkatkan.

Untuk mengantisipasi lonjakan pada puncak arus balik, sejumlah perusahaan otobus (PO) juga menyiapkan pemberangkatan tambahan pada sore hingga malam hari, di luar jadwal normal keberangkatan pagi yang dimulai sejak pukul 07.00 Wita.

Waldi juga mengimbau para penumpang agar mematuhi ketentuan keselamatan, khususnya terkait barang bawaan. Barang berbahaya seperti tabung gas dilarang dibawa ke dalam kendaraan, termasuk sepeda motor yang masih berisi bahan bakar.

“Kami tetap menerapkan SOP yang berlaku demi keselamatan dan kenyamanan penumpang,” pungkasnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan