Pupuk Kaltim Jadi Perusahaan Paling Dipercaya di CGPI 2025 untuk Kedelapan Kalinya

Pupuk Kaltim Dinobatkan sebagai Perusahaan Paling Tepercaya di Indonesia

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali memperkuat posisinya sebagai perusahaan paling tepercaya di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan raihan predikat The Most Trusted Company pada ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2025. Ajang ini diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) bekerja sama dengan SWA Media Group, yang berlangsung di Jakarta.

Penghargaan ini menjadi yang kedelapan kalinya diterima oleh Pupuk Kaltim, sekaligus menunjukkan konsistensi dalam menerapkan prinsip good corporate governance (GCG). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan bisnis dan memaksimalkan nilai perusahaan melalui tata kelola yang baik.

Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Teguh Ismartono, mengungkapkan bahwa tahun ini perusahaan berhasil meraih skor 89,37. Skor tersebut menjadikan Pupuk Kaltim sebagai perusahaan dengan penerapan GCG terbaik dari seluruh anak usaha Pupuk Indonesia Grup. Penilaian dilakukan berdasarkan tiga aspek utama, yaitu Struktur Tata Kelola Perusahaan, Proses Tata Kelola, dan Hasil Tata Kelola.

"Kami terus mengukur implementasi tata kelola perusahaan sesuai prinsip GCG dengan evaluasi dan asesmen berdasarkan CGPI. Hal ini sebagai langkah perbaikan guna peningkatan strategi dan kebijakan tata kelola secara optimal," jelas Teguh.

Menurutnya, pencapaian ini mencerminkan konsistensi Pupuk Kaltim dalam menjaga tata kelola perusahaan yang sehat dan akuntabel. Perusahaan terus melakukan perbaikan untuk memastikan implementasi GCG berjalan secara optimal. Skor tahun ini juga menunjukkan peningkatan berkelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya. Ini mencerminkan bahwa implementasi GCG bukan hanya formalitas, tetapi telah terinternalisasi dalam seluruh proses bisnis dan operasional perusahaan.

"Implementasi GCG merupakan kunci dalam menjaga keberlanjutan dan ketahanan perusahaan, terutama menghadapi tantangan industri yang semakin dinamis. Hal ini yang terus diperkuat Pupuk Kaltim sebagai upaya meningkatkan daya saing," ujar Teguh.

Teguh menekankan bahwa tata kelola perusahaan yang baik tidak hanya berkontribusi pada kinerja bisnis dan pendapatan, tetapi juga pada kepuasan pelanggan dan keterlibatan karyawan. Sejalan dengan tema CGPI 2025, yaitu "Membangun Kapabilitas Dinamis Perusahaan dalam Kerangka GCG", Pupuk Kaltim terus memperkuat struktur, proses, dan tata kelola guna membentuk karakter perusahaan yang tangguh dan adaptif untuk menghadapi tantangan sekaligus mendorong pertumbuhan usaha.

"Optimalisasi tata kelola perusahaan yang berlandaskan prinsip GCG menjadi fondasi kuat bagi Pupuk Kaltim yang dijalankan secara konsisten dan berkesinambungan," kata Teguh.

Melihat pencapaian tahun ini, Pupuk Kaltim berkomitmen tidak hanya memperkuat posisi sebagai pemimpin di industri pupuk nasional, tetapi juga mendorong dunia usaha untuk terus meningkatkan penerapan GCG sebagai bagian dari strategi keberlanjutan bisnis.

"Pupuk Kaltim akan terus menjalankan strategi dan kebijakan yang sesuai koridor GCG sebagai kesatuan sistem yang kuat dalam mendorong optimalisasi kinerja bisnis secara berkelanjutan," tutur Teguh.

Sementara itu, Chairman IICG Gendut Suprayitno mengungkapkan bahwa program CGPI diikuti oleh 52 perusahaan nasional dan diinisiasi sebagai upaya mendukung terciptanya perilaku bisnis yang sehat dan sesuai dengan prinsip GCG. Melalui ajang ini, dunia usaha dan industri Tanah Air didorong untuk meningkatkan kepatuhan dalam menjalankan bisnis secara beretika dan bermartabat dengan penilaian menggunakan pendekatan tematik yang disesuaikan dengan perkembangan bisnis.

"Ajang ini bentuk komitmen kami untuk terus mendorong perusahaan di Tanah Air mampu menjalankan bisnis sesuai prinsip GCG, yaitu bersih, transparan, beretika, dan akuntabel," jelas Gendut Suprayitno.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan