Rahasia di Bawah Pot: Pembunuh Anak Maman Suherman yang Jago Bobol Rumah Mewah

Kasus Pembunuhan Anak Politisi PKS: Rahasia di Balik Tindakan Pelaku

Pembunuhan terhadap MAHM (9), anak dari politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maman Suherman, mengungkapkan rahasia yang tidak terduga. Pelaku, HA (31), ternyata menyimpan barang hasil curiannya di tempat yang sangat sederhana, yaitu di bawah pot depan kontrakan. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku memiliki strategi khusus dalam menjalankan aksinya.

HA adalah seorang karyawan perusahaan ternama di Cilegon. Namun, ia juga dikenal sebagai spesialis pembobol rumah mewah. Meski bekerja di perusahaan besar, HA justru memiliki pekerjaan sampingan sebagai pencuri. Menurut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, HA memiliki keahlian khusus dalam mencuri rumah yang dianggap kosong.

Penangkapan Pelaku

Pelaku HA ditangkap oleh pihak kepolisian pada Jumat (2/1/2025). Penangkapan dilakukan di Kampung Pabuaran, Kelurahan Ciwedus, Kota Cilegon, Banten. Dari informasi yang dihimpun, HA merupakan salah satu karyawan dari perusahaan swasta. Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Sigit Dermawan, mengonfirmasi hal tersebut.

Tragedi ini berawal ketika MAHM ditemukan tewas berlumur darah oleh ayahnya di rumah mewah keluarga mereka, Komplek Bukit Baja Sejahtera III, Cilegon, pada Selasa (16/12/2025). Sebelum kejadian, kakak korban sempat menelepon meminta pertolongan kepada Maman yang saat itu sedang berada di tempat kerja. Saat menelepon, D sudah terdengar berteriak meminta tolong.

Maman segera bergegas ke rumah dan menemukan anaknya terkapar berlumur darah. Tanpa menunda waktu, ia langsung membawa MAHM ke Rumah Sakit Bethasaida Kota Cilegon. Sayangnya, nyawa MAHM tidak tertolong saat tiba di rumah sakit, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.

Hasil Otopsi dan Motif Pembunuhan

Berdasarkan hasil otopsi, terdapat 22 luka tusuk di tubuh anak Maman. Dari jumlah tersebut, 19 di antaranya akibat benda tajam. Sedangkan tiga luka lainnya disebabkan benda tumpul di bagian leher dan dada. Dugaan sementara menyebutkan bahwa pelaku melakukan aksi pembunuhan dengan motif pencurian.

HA mengaku menyimpan jam tangan dan perhiasan hasil mencuri di rumah mewah. Ia menanam barang curian di bawah pot depan kontrakan. "Di bawah pot. Warna hitam. Tempat tetesan AC," katanya. Dengan cara ini, HA berhasil menyembunyikan barang curiannya dari pengawasan pihak berwajib.

Strategi Pelaku dalam Melakukan Pencurian

HA dikenal sebagai spesialis pencuri rumah mewah. Menurut Kapolda Banten, pelaku mengincar rumah yang ditinggal penghuninya. "Sasarannya rumah yang kosong," kata Hengki. Hal ini menunjukkan bahwa HA memiliki pengetahuan khusus tentang kebiasaan penghuni rumah mewah.

Dari hasil penyelidikan, HA ditangkap saat ketahuan mencuri di rumah politisi Partai Golkar mantan anggota DPRD Kota Cilegon Roisyudin Sayuri. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan mengonfirmasi bahwa HA telah diamankan oleh polisi.

Kesimpulan

Kasus pembunuhan MAHM menjadi peringatan bagi masyarakat akan bahaya pencurian dan tindakan kriminal. HA, meskipun bekerja di perusahaan ternama, ternyata memiliki sisi gelap yang tidak diketahui banyak orang. Dengan cara menyembunyikan barang curian di bawah pot, HA berhasil menghindari kecurigaan selama beberapa waktu. Namun, akhirnya polisi berhasil menangkapnya dan memberikan keadilan bagi korban.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan