Rasidi dan Eka, Warga Karawang Bangkit dari Keterpurukan Berkat Program MBG

Rasidi dan Eka, Warga Karawang Bangkit dari Keterpurukan Berkat Program MBG

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Berdampak Positif bagi Warga Lokal

Di Desa Sarijaya, Majalaya, Karawang, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto tidak hanya memberikan manfaat kesehatan bagi ribuan siswa, tetapi juga menjadi titik balik bagi warga setempat seperti Rasidi (48) dan Eka Hermanto (31). Keduanya kini memiliki penghasilan tetap dan kembali menatap masa depan dengan harapan.

Rasidi (48) sebelumnya hidup serabutan selama bertahun-tahun. Namun, sekitar tiga bulan lalu, ia mendapatkan informasi mengenai lowongan pekerjaan di SPPG Sarijaya Majalaya, Polres Karawang. Awalnya, ia ragu karena hanya lulusan SMP dan usianya sudah 48 tahun. Akan tetapi, melihat persyaratan yang tidak wajib ijazah dan tidak ada batasan usia, ia langsung mencoba melamarnya dan akhirnya diterima bekerja sebagai driver.

Saat ini, Rasidi sudah tiga bulan bekerja sebagai driver di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Karawang di Desa Sarijaya Kecamatan Majalaya. Ia mendapatkan penghasilan tetap Rp 120 ribu per hari atau minimal Rp 2,8 juta per bulan. Dalam satu hari, dirinya mengantarkan ke enam titik sekolah di sekitar SPPG. Selama menjadi relawan SPPG Polres Karawang sebagai sopir, Rasidi mengaku terharu melihat antusias anak-anak saat mobil datang.

Mobilnya masih jauh sudah ditunggu anak-anak di depan gerbang sekolah. Melihat antusias anak-anak saat datang mobil MBG, anak pada kumpul senang bangat, sampai ada mendorong-dorong mobil MBG, saya terharu juga," katanya.

Rasidi berharap program MBG ini tetap berjalan, sebab sangat bermanfaat bagi siswa sekolah maupun masyarakat yang bekerja sebagai relawan. "Program MBG ini ya alhamdulillah bermanfaat bangat, anak-anak jadi semangat sekolah, saya juga yang tadinya engga kerja ya bisa kerja alhamdulillah."

Seorang relawan SPPG Polres Karawang lainnya, Eka Hermanto (31), juga merasakan hal serupa. Ia merupakan warga setempat yang sudah bekerja selama tiga bulan menjadi relawan pendistribusian MBG ke sekolah-sekolah. Eka yang hanya lulusan SMP, dahulu hanya kerja serabutan sebagai sopir panggilan maupun kuli tani, kini Eka bisa mendapatkan penghasilan tetap.

"Membantu perekonomian yang tadinya engga ada kerjaan jadi ada kerjaan. Kayak saya dulu serabutan suka bawa mobil orang, gimana yang nyuruh aja," imbuhnya.

Tugas Eka, di SPPG Sarijaya Kecamatan Majalaya Polres Karawang ialah menemani driver mendistribusikan MBG ke sekolah. Dirinya juga menjadi driver cadangan ketika rekannya sakit atau tidak masuk. Eka berharap program MBG ini bisa terus berlanjut, karena saat ini hidupnya bergantung pada pekerjaan sebagai relawan SPPG.

"Semoga saja berlanjut sampai ya terus gitu. Saya cuman lulusan SMP, usia 31, sempat melamar kerja susah, sekarang nyari kerja umur segini sudah susah kalau ke perusahaan ke PT-PT," katanya.

Kepala SPPG Sarijaya, Majalaya Polres Karawang, Sumarga Mulianto Putra mengatakan, jumlah relawan di SPPG Sarijaya sebanyak 48 orang. Mereka terdiri tujuh divisi. Pertama divisi persiapan, masak, pembersihan, pendistribusian, sekuriti, petugas kebersihan dan admin gudang.

Ada juga satu orang asisten lapangan (aslap) dan 3 staf, seperti saya Kepala SPPG, akuntan dan ahli gizi," jelasnya.

Adapun untuk penerima manfaat, pihaknya menyalurkan ke 13 sekolah mulai tingkatan PAUD, SD, SMP serta ke Posyadu untuk B3 (Bumil, Busui, dan Balita). "Untuk jumlah penerima manfaat MBG di SPPG kami itu 3.981 orang," katanya.

Ia mengungkapkan, para relawan SPPG ini memang memberdayakan masyarakat setempat untuk bisa bekerja. Sehingga, relawan di SPPG Sarijaya hampir semua merupakan warga setempat. "Kebanyakan relawan warga setempat, dan untuk persyaratan semua kalangan. Tidak memandang lulusan apa maupun usia karena program Presiden Prabowo ini diharapkan bermanfaat bagi siswa dan masyarakat setempat maupun sekitar SPPG," katanya.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan