
Bupati Klaten dan Wakil Bupati Hadiri Sunatan Massal yang Diikuti Ratusan Anak
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto melakukan peninjauan langsung terhadap ratusan anak yang mengikuti kegiatan sunatan massal oleh Baznas Klaten. Kegiatan ini diselenggarakan di Kompleks Masjid Raya Klaten, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten pada Rabu (24/12/2025).
Kedua pemimpin daerah tersebut hadir didampingi oleh Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko, Pj. Sekretaris Daerah, serta jajaran kepala dinas. Mereka juga mengecek langsung para anak yang sedang menjalani sunat di ruangan yang telah disediakan. Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati juga berbincang dengan anak-anak peserta sunat, orang tua, maupun dokter yang menangani proses sunat tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hamenang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan sunatan massal ini. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan setahun dua kali oleh Baznas Kabupaten Klaten.
"Alhamdulillah setahun dua kali rutin, Baznas Kabupaten Klaten menyelenggarakan acara khitan massal yang diikuti oleh warga masyarakat Kabupaten Klaten," ujar Bupati Hamenang.
Kegiatan ini diselenggarakan pada masa libur sekolah, sehingga momennya selalu tepat. "Dan momennya selalu tepat, yaitu momen-momen liburan. Kali ini momen liburan Natal dan tahun baru itu yang luar biasa, ada hampir 200-an anak yang kemudian mengikuti khitan massal ini," tambahnya.
Partisipasi Berbagai Rumah Sakit
Sunatan massal ini melibatkan berbagai unsur rumah sakit yang ada di Kabupaten Klaten. Saat ini yang terlibat adalah RSUD Bagas Waras, RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, dan RSU Islam Klaten. Bupati Hamenang menyampaikan apresiasi kepada rumah sakit dan pihak-pihak lain yang mendukung kegiatan ini.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada (RSUD) Bagas Waras Kabupaten Klaten dan seluruh sponsor dan pihak yang terkait yang membantu terlibat dalam kegiatan khitan massal ini," katanya.
Ia berharap, kegiatan ini dapat terus berlanjut di masa depan agar lebih banyak anak-anak bisa terfasilitasi. "Semoga ke depan, program ini terus berlanjut dan makin banyak anak-anak kita yang bisa terfasilitasi ke sini," harapnya.
Kuota Peserta dan Target Sosial
Ketua Baznas Klaten, Muchlis Hudaf, menjelaskan bahwa kegiatan ini awalnya direncanakan dengan kuota pendaftaran sebanyak 200 anak. Namun, jumlah peserta akhirnya mencapai 190 anak.
"Rencananya 200, tapi yang daftar akhirnya 190 anak," ujarnya.
Kegiatan ini difokuskan bagi masyarakat yang kurang mampu. "Kami fokuskan untuk yang kurang mampu, karena ini untuk membantu," kata Muchlis.
Meskipun ada masyarakat yang mampu ikut dalam kegiatan tersebut, hal ini tidak dipermasalahkan. "Tapi ada juga satu dua yang karena mereka anaknya itu senang ramai-ramai, walaupun mampu ya akhirnya sama-sama. Tapi memang mayoritas tidak (mampu)," paparnya.
Pendanaan dan Hadiah bagi Peserta
Pendanaan kegiatan ini berasal dari dana infak Ramadhan dengan nominal Rp 113 juta. Setiap peserta sunat diberikan pakaian koko lengan panjang dan sarung, uang saku sebesar Rp 75 ribu, serta sertifikat. Total bantuan yang diterima peserta mencapai Rp 450 ribu per anak.
Pengalaman Peserta Sunatan Massal
Salah satu peserta sunatan massal, Zaki (9), asal Desa Melikan Kecamatan Wedi, mengungkapkan pengalamannya.
"Dari awal ingin (sunat), ini sakit tapi senang," ujarnya.
Orang tua Zaki, Tri, mengatakan bahwa informasi tentang kegiatan ini ia ketahui dari guru sekolah. "Dari guru sekolah (infonya), terus akhirnya anaknya mau," kata Tri.
Zaki tidak datang sendiri, 4 teman sekolahnya juga ikut dalam sunatan massal ini.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar